Joan Mir Lebih Cerdas ketimbang Pembalap Lain di MotoGP 2020
Kamis, 19 November 2020 - 09:27 WIB
loading...
Alex Marquez memuji juara baru MotoGP, Joan Mir. Dikatakannya, pembalap Suzuki itu lebih pintar dan cerdas daripada pembalap lain di tahun ini / Foto: Autosport
A
A
A
PORTIMAO - Alex Marquez memuji juara baru MotoGP, Joan Mir . Dikatakannya, pembalap Suzuki itu lebih pintar dan cerdas daripada pembalap lain di tahun ini.
Mir dinobatkan sebagai juara dunia 2020 usai menyelesaikan balapan dari posisi ketujuh di Grand Prix Valencia. Tambahan sembilan poin sudah cukup untuk pembalap asal Spanyol itu menyegel gelar juara dunia musim ini.
Jumlah kemenangan Mir mungkin tidak sebanyak pembalap lain, tetapi dia cukup konsisten. Tujuh podium berhasil didapat dari 13 seri MotoGP yang telah dijalaninya, satu di antaranya berhasil dimenangkan Mir saat tampil di Grand Prix Eropa. (Baca juga: Tanda Generasi Baru MotoGP )
Ini sangat kontras dengan pemimpin sebelumnya, Fabio Quartararo. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu hanya mampu tampil konsisten di paruh pertama, namun di paruh kedua dia kehilangan gairahnya. (Baca juga: Quartararo Punya Hasrat Terpendam Jelang Seri Penutup MotoGP 2020 )
"Yah, dia konsisten. Jika orang lain memiliki konsistensi yang dia miliki, mungkin ini seperti kejuaraan yang berbeda. Kami memiliki kejuaraan yang biasanya dari awal musim Anda melihat dengan jelas siapa yang akan menjadi juara tetapi tahun ini benar-benar aneh," ungkap Marquez dikutip dari Autosport, Kamis (19/11/2020).
Mir dinobatkan sebagai juara dunia 2020 usai menyelesaikan balapan dari posisi ketujuh di Grand Prix Valencia. Tambahan sembilan poin sudah cukup untuk pembalap asal Spanyol itu menyegel gelar juara dunia musim ini.
Jumlah kemenangan Mir mungkin tidak sebanyak pembalap lain, tetapi dia cukup konsisten. Tujuh podium berhasil didapat dari 13 seri MotoGP yang telah dijalaninya, satu di antaranya berhasil dimenangkan Mir saat tampil di Grand Prix Eropa. (Baca juga: Tanda Generasi Baru MotoGP )
Ini sangat kontras dengan pemimpin sebelumnya, Fabio Quartararo. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu hanya mampu tampil konsisten di paruh pertama, namun di paruh kedua dia kehilangan gairahnya. (Baca juga: Quartararo Punya Hasrat Terpendam Jelang Seri Penutup MotoGP 2020 )
"Yah, dia konsisten. Jika orang lain memiliki konsistensi yang dia miliki, mungkin ini seperti kejuaraan yang berbeda. Kami memiliki kejuaraan yang biasanya dari awal musim Anda melihat dengan jelas siapa yang akan menjadi juara tetapi tahun ini benar-benar aneh," ungkap Marquez dikutip dari Autosport, Kamis (19/11/2020).
Lihat Juga :