Hanya Pensiun yang Bisa Menghentikan Dominasi Hamilton

Kamis, 19 November 2020 - 14:35 WIB
loading...
Hanya Pensiun yang Bisa...
Lewis Hamilton bersama tim Mercedes melakukan foto bersama setelah memastikan gelar juara dunia F1 ketujuh di Istanbul Park, Istanbul, Turkey (15/11). Dominasi Hamilton sepertinya belum akan terhenti di musim depan. Foto/Reuters
A A A
ISTANBUL - Lewis Hamilton diyakini akan melewati rekor Michel Schumacher sebagai pembalap yang memiliki gelar terbanyak sepanjang sejarah. Hanya pensiun dari Formula One (F1) yang bisa menghentikan Hamilton menjadi juara di musim-musim berikutnya.

Hanya Pensiun yang Bisa Menghentikan Dominasi Hamilton


Sampai jelang berakhirnya musim 2020, belum ada tanda ada pembalap yang bisa menghentikan dominasi Hamilton. Dia telah menang delapan kali, lebih banyak dari rekan setimnya, Valtteri Bottas, unggul 110 poin di klasemen pembalap dengan tiga balapan tersisa. (Baca: Enam Jenis Bisikan Setan yang Merasuki Manusia)

Penghitungan poin Hamilton (307) saja akan cukup menjaga Mercedes di depan Red Bull (240) dan di puncak pohon dalam kejuaraan konstruktor. Pembalap asal Inggris itu sejajar dengan Schumacher, unggul dua kali dari Juan Manuel Fangio yang melegenda di klasemen sepanjang masa dengan gelar keempat berturut-turut.

Hanya Schumacher yang memenangkan lebih banyak kejuaraan lima kali berturut-turut antara 1999 dan 2004. Selain memegang rekor kemenangan dan pole terbanyak, Hamilton juga memiliki lebih banyak podium dan poin daripada pembalap lainnya.

Crash.net menulis Hamilton menjadi satu-satunya pembalap dalam sejarah F1 yang memenangkan perlombaan di setiap musim yang dia ikuti, dengan rasio kemenangan 36% yang setara memenangkan lebih dari satu disetiap tiga Grand Prix yang diikutinya. (Baca juga: Subsidi Gaji 2,4 Juta Guru on-PNS Cair)

Hanya Fangio yang memiliki tingkat kemenangan lebih baik daripada Hamilton. Selain Schumacher dan Hamilton, satu-satunya pembalap lain yang memiliki lebih dari satu gelar dalam dua dekade terakhir adalah Fernando Alonso (dua) dan Sebastian Vettel (empat), yang terakhir memegang jumlah kemenangan tertinggi ketiga dengan 53 kemenangan.

Ini yang membuat Hamilton sangat penting bagi Mercedes untuk terus menyapu bersih kejuaraan sejak era hybrid V6 dimulai pada 2014. “Dia menunjukkan mengapa dirinya memiliki bakat luar biasa. Itu jenis dominasi karier olahraga dimana Anda hanya melihatnya sekali. Saya diberkati untuk melihatnya dua kali,” kata Direktur Pelaksana F1 Ross Brawn, dikutip Crash.

Dia mengatakan beruntung bisa bekerja dengan Hamilton dan Schumacher. Mereka adalah karakter yang berbeda dan luar biasa. “Hamilton berbeda dengan Schumacher dalam cara mereka mendekati sesuatu. Intinya, mereka memiliki bakat yang diberikan Tuhan,” tandasnya. (Lihat videonya: Pemeintah Austria Kembali Putuskan untuk Lockdown Kedua)

Jika ada kritik kepada Hamilton , dia selalu memiliki mobil terbaik, terutama sejak bergabung dengan Mercedes yang menguasai segalanya yang memanfaatkan perubahan regulasi mesin yang besar pada tahun 2014. (Ma'ruf)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 2026 Masuk...
Formula 1 2026 Masuk Seri Kanada, Saksikan Live Streamingnya di VISION+
Antonelli Tak Terbendung,...
Antonelli Tak Terbendung, Juara F1 GP Miami 2026 dan Raih Hattrick Kemenangan
Formula 1 GP Miami 2026...
Formula 1 GP Miami 2026 Siap Digelar, Ini Jadwal dan Link Nonton Streaming di VISION+
Formula 1 GP China 2026...
Formula 1 GP China 2026 Hadirkan Race Seru, Saksikan Live Streaming di VISION+
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
McLaren MCL-HY GTR Gunakan...
McLaren MCL-HY GTR Gunakan Mesin V6 Khusus untuk Balapan WEC dan Le Mans
Special Bola
Kabar Buruk, Erick Thohir...
Bola Dunia
Kabar Buruk, Erick Thohir Konfirmasi Timnas Indonesia U-23 Dipastikan Absen di Asian Games 2026
Kisah Sedih Jeremy Doku,...
Bola Dunia
Kisah Sedih Jeremy Doku, Pemain Belgia yang Dikritik karena Ingin Tinggalkan Piala Dunia 2026 demi Kelahiran Anak Pertama
Timnas Indonesia Dirumorkan...
Bola Dunia
Timnas Indonesia Dirumorkan Tambah 2 Pemain Keturunan Asal Belanda dan Jerman, Erick Thohir Buka Suara
Rekomendasi
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Berita Terkini
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved