Pemain Termuda di Bundesliga, Youssoufa Moukoko Bukan Sekadar Anak Bawang

loading...
Pemain Termuda di Bundesliga, Youssoufa Moukoko Bukan Sekadar Anak Bawang
Pemain Termuda di Bundesliga, Youssoufa Moukoko Bukan Sekadar Anak Bawang. Foto: BBC Sport
BERLIN - Youssoufa Moukoko, 16 tahun, menjalani debut profesionalnya di Bundesliga ketika Borussia Dortmund menghancurkan Hertha Berlin. Pemain kelahiran 20 November 2004 tercatat sebagai pesepak bola termuda dalam sejarah Bundesliga.

Tepat satu hari setelah ulang tahunnya yang ke-16, Moukoko mendapat kesempatan melakoni debut di tim utama Dortmund. Dia masuk menggantikan Erling Haaland yang baru mencetak empat gol dalam kemenangan 5-2 Dortmund di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (21/11/2020) waktu setempat, atau Minggu (22/11) waktu Indonesia. (Baca Juga: Luka Romero, Pemain Termuda dalam Sejarah La Liga)

Meski tidak mencatatkan namanya di papan skor, Moukoko sudah menorehkan namanya sendiri di lembaran sejarah kompetisi Bundesiga. Dia menjadi pemain termuda dalam sejarah Bundesliga, mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Nuri Sahin ketika melakoni debut di usia 16 tahun, 11 bulan, 1 hari, pada 2005 juga bersama Dortmund.

Sebelum bergabung dengan tim utama, Moukoko merupakan penyerang Borussia Dortmund U-23. Dia juga memperkuat Timnas Jerman U-16 yang tidak membutuhkan waktu lama untuk membuktikan ketajamannya di depan gawang lawan.

Ketika usianya meningjak 12 tahun, Moukoko sudah berhasil menembus skuat pra-remaja yakni Dormund U-16 dan U-17. Dia mencetak 90 gol dalam 56 pertandingan di kedua level usia tersebut, kemudian dipercaya promosi ke tim Dortmund U-19 meski usianya baru 14 tahun.



Sebagai anak bawang di tim Dortmund U-19, Moukoko tidak memposisikan dirinya sebagai anak bawang. Penampilannya begitu mengesankan dengan torehan 34 gol dalam 20 pertandingan selama satu musim. Tak heran, manajer Dortmund U-23 Timo Preus langsung mempromosikan Moukoko ke tim utama.

Direktur olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc, meyakini timnya tidak akan pernah kehabisan bakat-bakat muda. Michael Zorc mengatakan, tugas manajemen di tim utama Dortmund adalam menjaga para pemain muda seperti Moukoko untuk tetap bertahan di klub. (Lihat Grafis: Hasil Pertandingan Sepak Bola, Sabtu-Minggu (21-22/11/2020))

“Moukoko adalah bakat yang luar biasa. Kami ingin dia belajar langsung dari para pemain dewasa.” kata Michael Zorc.

Sebelum melakoni debutnya bersama tim utama Borussia Dortmund, bakat Moukoko bahkan sudah terendus oleh Nike. Perusahaan apparel olahraga asal Amerika Serikat itu tahun lalu memberinya kontrak kerja sama sebesar 9 juta poundsterling atau sekitar Rp169 miliar untuk 10 tahun.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top