Lukaku dan Martinez Lolos Kartu Kuning meski Tiru Orang Menembak Saat Selebrasi
Senin, 23 November 2020 - 00:41 WIB
loading...
Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez beruntung tidak mendapat kartu kuning saat melakukan selebrasi setelah terciptanya gol pamungkas Inter Milan. Foto: reuters
A
A
A
MILAN - Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez beruntung tidak mendapat kartu kuning saat melakukan selebrasi setelah terciptanya gol pamungkas Inter Milan . Padahal, keduanya menirukan orang yang sedang menembakan senjata.
(Baca Juga: AS Roma Panaskan Persaingan Perburuan Gelar Serie A, Inter Lakukan Comeback Spektakuler )
Inter berhasil mengalahkan Torino 4-2 setelah tertinggal 0-2 pada lanjutan Serie A di Giuseppe Meazza, Minggu (22/11/2020). Lukaku menjadi kunci sukses karena mencatat dua gol dan dua assist. Salah satunya adalah membantu Martinez mencetak gol keempat tuan rumah.
Martinez yang baru turun pada menit ke-65 menggantikan Roberto Gagliardini, sukses menjebol gawang tim tamu saat injury time. Tapi, yang menjadi persoalan, keduanya melakukan selebrasi dengan menirukan gaya orang menembakan senjata.
Martinez dan Lukaku beraksi layaknya prajurit yang memegang dua pistol dan saling menembak satu sama lain. Anehnya, mereka tidak mendapat kartu kuning dari wasit. Padahal, selebrasi yang mengandung atau bermakna kekerasan, termasuk menirukan orang menembak sudah tidak boleh lagi.
(Baca Juga: AS Roma Panaskan Persaingan Perburuan Gelar Serie A, Inter Lakukan Comeback Spektakuler )
Inter berhasil mengalahkan Torino 4-2 setelah tertinggal 0-2 pada lanjutan Serie A di Giuseppe Meazza, Minggu (22/11/2020). Lukaku menjadi kunci sukses karena mencatat dua gol dan dua assist. Salah satunya adalah membantu Martinez mencetak gol keempat tuan rumah.
Martinez yang baru turun pada menit ke-65 menggantikan Roberto Gagliardini, sukses menjebol gawang tim tamu saat injury time. Tapi, yang menjadi persoalan, keduanya melakukan selebrasi dengan menirukan gaya orang menembakan senjata.
Martinez dan Lukaku beraksi layaknya prajurit yang memegang dua pistol dan saling menembak satu sama lain. Anehnya, mereka tidak mendapat kartu kuning dari wasit. Padahal, selebrasi yang mengandung atau bermakna kekerasan, termasuk menirukan orang menembak sudah tidak boleh lagi.
Lihat Juga :