Nyaris Batal Akibat Pandemi, Drama MotoGP 2020 Berakhir Manis
Selasa, 24 November 2020 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Mir mengakui melakukan aksi memalukan di seri penutup MotoGP 2020 di sirkuit Algarve. Rider berusia 23 tahun itu harus memulai balapan di posisi ke-20. Bahkan, dia juga gagal menyelesaikan balapan setelah motornya mengalami masalah. Namun, yang paling menyedihkan adalah membuat rider Pramac Racing Francesco Bagnaia mengalami cedera saat balapan berlangsung.
Selain itu, Mir juga hampir menabrak Johann Zarco dan membuat Brad Binder kehilangan banyak waktu. Balapan ini tentu menjadi yang paling buruk baginya selama semusim ini.
“Saya harus meminta maaf kepada Pecco karena terlalu agresif. Terkadang saya mengkritik jenis manuver seperti ini. Itu bukan langkah kotor, tapi bukan yang terbaik, maaf. Saya mengalami beberapa momen menakutkan dan ban belakang semakin rusak. Sungguh memalukan mengakhiri musim seperti ini,” ujar Mir. (Lihat videonya: Hati-hati Modus Penipuan Modifikasi ATM)
Yang jelas, Mir tetap menjadi pembalap paling bahagia karena bisa menjadi juara dunia MotoGP 2020. Tidak hanya itu, dia bersama rekan setimnya, Alex Rins, potensial membawa Suzuki Ecstar menjadi juara tim pada musim ini. Sayang, kesempatan meraih gelar konstruktor pabrikan tak tercapai setelah kalah dari Ducati di seri terakhir.
Selain itu, cedera rider Repsol Honda Marc Marquez di sepanjang musim ini turut membuat MotoGP 2020 berjalan sedikit lebih menarik. Tercatat ada sembilan rider yang mampu menembus podium pertama. Selain Mir, ada Rins, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, Binder, Andrea Dovizioso, Miguel Oliveira, Franco Morbidelli, dan Danilo Petrucci. Jumlah tersebut sama seperti yang terjadi pada MotoGP 2016. (Raikhul Amar)
Selain itu, Mir juga hampir menabrak Johann Zarco dan membuat Brad Binder kehilangan banyak waktu. Balapan ini tentu menjadi yang paling buruk baginya selama semusim ini.
“Saya harus meminta maaf kepada Pecco karena terlalu agresif. Terkadang saya mengkritik jenis manuver seperti ini. Itu bukan langkah kotor, tapi bukan yang terbaik, maaf. Saya mengalami beberapa momen menakutkan dan ban belakang semakin rusak. Sungguh memalukan mengakhiri musim seperti ini,” ujar Mir. (Lihat videonya: Hati-hati Modus Penipuan Modifikasi ATM)
Yang jelas, Mir tetap menjadi pembalap paling bahagia karena bisa menjadi juara dunia MotoGP 2020. Tidak hanya itu, dia bersama rekan setimnya, Alex Rins, potensial membawa Suzuki Ecstar menjadi juara tim pada musim ini. Sayang, kesempatan meraih gelar konstruktor pabrikan tak tercapai setelah kalah dari Ducati di seri terakhir.
Selain itu, cedera rider Repsol Honda Marc Marquez di sepanjang musim ini turut membuat MotoGP 2020 berjalan sedikit lebih menarik. Tercatat ada sembilan rider yang mampu menembus podium pertama. Selain Mir, ada Rins, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, Binder, Andrea Dovizioso, Miguel Oliveira, Franco Morbidelli, dan Danilo Petrucci. Jumlah tersebut sama seperti yang terjadi pada MotoGP 2016. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :