Akhir Era Big Three?
Rabu, 25 November 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Sementara buat Nadal, lapangan keras dalam ruangan memang menjadi titik terlemahnya. Adapun Djokovic belum memainkan performa terbaik di London sejak juara empat kali beruntun pada 2012–2015. Untuk Federer, yang berencana kembali pada Australia Terbuka 2021, terakhir kali mengangkat trofi ATP Finals pada 2011. (Baca juga: Guru SD-SMP Sudah Masuk Sekolah di Surabaya, Ini Curhatan Mereka)
Meski begitu, sejarah baru-baru ini menunjukkan bahwa ATP Finals tidak memberikan indikator yang dapat diandalkan tentang apa yang akan terjadi pada musim berikutnya. Sebab, ajang yang paling prestisius, Grand Slam tetap masih didominasi petenis tiga besar itu. Mereka telah memenangkan 56 dari 67 gelar juara, termasuk 14 dari 15 Grand Slam terakhirnya.
Sementara Thiem berhasil mematahkan itu saat menjadi juara di Amerika Serikat Terbuka 2020. Namun, ketika itu Nadal dan Federer tidak ambil bagian dan Djokovic yang sangat difavoritkan menjadi juara didiskualifikasi.
Setelah AS Terbuka, dominasi Grand Slam kembali berlanjut ke petenis tiga besar. Nadal berhasil memenangkan gelar Prancis Terbuka ke 13-nya tanpa kehilangan satu set pun pada Oktober lalu. Dia dan Djokovic dipastikan tetap akan menjadi favorit kuat untuk merebut gelar juara pada ajang mayor pada 2021.
“Tahun depan akan menjadi tahun yang penting. Saya berharap siap berjuang untuk hal-hal yang ingin saya perjuangkan,” kata Nadal dilansir chanelnewsasia. (Baca juga: Pesona Jatikuwih Tetap Bisa Dinikmati saat Pandemi)
Pakar tenis dunia memang sering mengatakan era tenis Big Three akan segera berakhir dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi prediksi itu tak pernah terbukti sampai sekarang. Walau begitu, cepat atau lambat dominasi Federer, Djokovic, dan Nadal akan segera runtuh, dua atau tiga tahun ke depan, bahkan bisa saja musim depan.
Meski begitu, sejarah baru-baru ini menunjukkan bahwa ATP Finals tidak memberikan indikator yang dapat diandalkan tentang apa yang akan terjadi pada musim berikutnya. Sebab, ajang yang paling prestisius, Grand Slam tetap masih didominasi petenis tiga besar itu. Mereka telah memenangkan 56 dari 67 gelar juara, termasuk 14 dari 15 Grand Slam terakhirnya.
Sementara Thiem berhasil mematahkan itu saat menjadi juara di Amerika Serikat Terbuka 2020. Namun, ketika itu Nadal dan Federer tidak ambil bagian dan Djokovic yang sangat difavoritkan menjadi juara didiskualifikasi.
Setelah AS Terbuka, dominasi Grand Slam kembali berlanjut ke petenis tiga besar. Nadal berhasil memenangkan gelar Prancis Terbuka ke 13-nya tanpa kehilangan satu set pun pada Oktober lalu. Dia dan Djokovic dipastikan tetap akan menjadi favorit kuat untuk merebut gelar juara pada ajang mayor pada 2021.
“Tahun depan akan menjadi tahun yang penting. Saya berharap siap berjuang untuk hal-hal yang ingin saya perjuangkan,” kata Nadal dilansir chanelnewsasia. (Baca juga: Pesona Jatikuwih Tetap Bisa Dinikmati saat Pandemi)
Pakar tenis dunia memang sering mengatakan era tenis Big Three akan segera berakhir dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi prediksi itu tak pernah terbukti sampai sekarang. Walau begitu, cepat atau lambat dominasi Federer, Djokovic, dan Nadal akan segera runtuh, dua atau tiga tahun ke depan, bahkan bisa saja musim depan.
Lihat Juga :