Ferrari Mulai Percaya Diri
Rabu, 25 November 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Binotto memilih bekerja dari pangkalan tim di Maranello saat timnya menjalani balapan di Turki. Hal itu dilakukan dalam upaya membantu pengembangan mobil untuk F1 2021. Dia pun mengatakan hasilnya sudah sangat menjanjikan mengenai masalah mesin baru Ferrari, di tengah peraturan F1 yang mewajibkan menghentikan pengembangan mesin hingga akhir 2021.
Vettel mengakui kondisi buruk itu justru yang membantu Ferrari mendapatkan hasil bagus di Turki. Namun, Vettel, yang akan pindah ke tim Aston Martin (Racing Point) pada musim 2021, mengatakan bahwa Ferrari sudah mengetahui bagian mana yang perlu ditingkatkan.
“Ini tahun yang sulit. Saya pikir kualifikasi telah menjadi kelemahan tahun ini dan jelas sebagian balapan selalu terjebak di tengah. Saya pikir sudah lama saya balapan di lini tengah sangat sulit dan meskipun Anda memiliki kecepatan yang lebih baik, terkadang Anda tidak bisa benar-benar tampil bagus. Jadi, itu sulit. Namun, saya pikir kami menantikan yang terakhir,” papar Vettel. (Lihat videonya: Gunung Slamet Dilanda Badai dan Hujan Es)
Vettel pun berharap tiga balapan terakhir yang berlangsung triple-header (tiga pekan beruntun) di Timur Tengah bisa menjadi titik balik timnya. Apalagi, pembalap asal Jerman itu masih memimpikan sebuah kemenangan sebelum meninggalkan timnya pada akhir musim ini.
Grand Prix Bahrain akhir pekan ini menjadi awal kesempatannya bangkit. Sampai seri ke 14, Vettel berada di posisi ke-13 klasemen sementara pembalap F1 2020 dengan mengumpulkan 33 poin. Pencapaian itu sekaligus merupakan peringkat terburuknya sejak menjadi pembalap reguler di ajang jet darat tersebut pada 2008. (Raikhul Amar)
Vettel mengakui kondisi buruk itu justru yang membantu Ferrari mendapatkan hasil bagus di Turki. Namun, Vettel, yang akan pindah ke tim Aston Martin (Racing Point) pada musim 2021, mengatakan bahwa Ferrari sudah mengetahui bagian mana yang perlu ditingkatkan.
“Ini tahun yang sulit. Saya pikir kualifikasi telah menjadi kelemahan tahun ini dan jelas sebagian balapan selalu terjebak di tengah. Saya pikir sudah lama saya balapan di lini tengah sangat sulit dan meskipun Anda memiliki kecepatan yang lebih baik, terkadang Anda tidak bisa benar-benar tampil bagus. Jadi, itu sulit. Namun, saya pikir kami menantikan yang terakhir,” papar Vettel. (Lihat videonya: Gunung Slamet Dilanda Badai dan Hujan Es)
Vettel pun berharap tiga balapan terakhir yang berlangsung triple-header (tiga pekan beruntun) di Timur Tengah bisa menjadi titik balik timnya. Apalagi, pembalap asal Jerman itu masih memimpikan sebuah kemenangan sebelum meninggalkan timnya pada akhir musim ini.
Grand Prix Bahrain akhir pekan ini menjadi awal kesempatannya bangkit. Sampai seri ke 14, Vettel berada di posisi ke-13 klasemen sementara pembalap F1 2020 dengan mengumpulkan 33 poin. Pencapaian itu sekaligus merupakan peringkat terburuknya sejak menjadi pembalap reguler di ajang jet darat tersebut pada 2008. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :