Suasana Horor GP Bahrain, Grosjean Lolos dari Kobaran Api
Selasa, 01 Desember 2020 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Hamilton , jika perangkat keamanan pada mobil F1 tidak mengalami peningkatan, kecelakaan itu bisa berakibat lebih buruk. Sebab, mobil terbelah dua tepat bersebelahan dengan posisi sang pembalap. Jadi jelas, olahraga balap mobil paling bergengsi di dunia tersebut benar-benar sangat berbahaya. (Baca juga: Merokok Bisa Berdampak Buruk Bagi Kecantikan)
![Suasana Horor GP Bahrain, Grosjean Lolos dari Kobaran Api]()
“Ini menunjukkan betapa hebatnya pekerjaan F1 dan FIA yang telah dilakukannya untuk dapat meninggalkan sesuatu seperti itu, tetapi itu akan diselidiki dan mereka akan melakukan banyak pekerjaan untuk memastikan hal seperti itu tidak terulang,” ucap Hamilton.
Kecelakaan itu bermula ketika Grosjean kehilangan kendali roda kirinya yang mengenai pembalap Alpha Tauri Daniil Kvyat, setelah melakukan kesalahan saat melakukan perebutan posisi di tikungan tiga pada lap pembuka. Mobil Grosjean pun menabrak penghalang sirkuit saat mengerem keras dari kecepatan sekitar 250 km/jam (155 mph). Bahkan, pagar baja penahan langsung melengkung. (Baca juga: Bikin Penasaran, Monolit Misterius di Gurun AS Kini Menghilang)
Grosjean pun terperangkap di kokpitnya di bawah penghalang baja sebelum menemukan jalan keluar dari mobil yang terbakar. Pengamat menilai, lingkaran keselamatan (halo) mobil telah menyelamatkan nyawanya saat melaju melalui penghalang yang pecah.
Direktur Medis F1 dr Ian Roberts dan pengemudi mobil medisnya Alan van der Merwe bergabung dengan petugas keamanan dengan alat pemadam kebakaran dan membantunya menyelamatkan diri.

“Ini menunjukkan betapa hebatnya pekerjaan F1 dan FIA yang telah dilakukannya untuk dapat meninggalkan sesuatu seperti itu, tetapi itu akan diselidiki dan mereka akan melakukan banyak pekerjaan untuk memastikan hal seperti itu tidak terulang,” ucap Hamilton.
Kecelakaan itu bermula ketika Grosjean kehilangan kendali roda kirinya yang mengenai pembalap Alpha Tauri Daniil Kvyat, setelah melakukan kesalahan saat melakukan perebutan posisi di tikungan tiga pada lap pembuka. Mobil Grosjean pun menabrak penghalang sirkuit saat mengerem keras dari kecepatan sekitar 250 km/jam (155 mph). Bahkan, pagar baja penahan langsung melengkung. (Baca juga: Bikin Penasaran, Monolit Misterius di Gurun AS Kini Menghilang)
Grosjean pun terperangkap di kokpitnya di bawah penghalang baja sebelum menemukan jalan keluar dari mobil yang terbakar. Pengamat menilai, lingkaran keselamatan (halo) mobil telah menyelamatkan nyawanya saat melaju melalui penghalang yang pecah.
Direktur Medis F1 dr Ian Roberts dan pengemudi mobil medisnya Alan van der Merwe bergabung dengan petugas keamanan dengan alat pemadam kebakaran dan membantunya menyelamatkan diri.
Lihat Juga :