Jinakkan Setan Merah, Tuchel Sebut PSG Tak Pernah Menyerah
Kamis, 03 Desember 2020 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Namun, pada babak kedua Les Parisien sukses menambah dua gol lagi berkat sontekan Marquinhos (69) dan Neymar (90+1). Tiga angka kini membuat PSG yang musim lalu jadi finalis Liga Champions tetap berpeluang melaju ke fase berikutnya.
Kemenangan itu membuat Tuchel bisa sedikit bernafas lega. Menurutnya, PSG tidak pernah menyerah dalam keadaan apa pun dan mampu menunjukkan kekuatan pikiran yang dikombinasikan dengan kualitas di lapangan guna mengantongi angka penuh.
“Kami tidak pernah membayangkan akan kalah dalam pertandingan ini. Kami tidak pernah menyerah dan menunjukkan kekuatan pikiran yang dikombinasikan dengan kualitas di lapangan,” papar Thomas Tuchel, dilansir dari laman resmi PSG.
Meski demikian, kemenangan itu tidak diraih PSG dengan mudah karena Setan Merah sempat mendapat sejumlah peluang untuk mencetak gol. Dua di antaranya adalah cungkilan Edinson Cavani yang membentur mistar serta sepakan Anthony Martial dari jarak dekat di awal babak kedua.
Tuchel mengakui anak asuhnya memang sedikit kesulitan di babak kedua. Untung saja, tuan rumah gagal mencetak gol lagi sehingga PSG bisa melancarkan serangan. Jika tidak, bisa jadi jawara Ligue 1 itu akan pulang dengan kepala tertunduk.
Kemenangan itu membuat Tuchel bisa sedikit bernafas lega. Menurutnya, PSG tidak pernah menyerah dalam keadaan apa pun dan mampu menunjukkan kekuatan pikiran yang dikombinasikan dengan kualitas di lapangan guna mengantongi angka penuh.
“Kami tidak pernah membayangkan akan kalah dalam pertandingan ini. Kami tidak pernah menyerah dan menunjukkan kekuatan pikiran yang dikombinasikan dengan kualitas di lapangan,” papar Thomas Tuchel, dilansir dari laman resmi PSG.
Meski demikian, kemenangan itu tidak diraih PSG dengan mudah karena Setan Merah sempat mendapat sejumlah peluang untuk mencetak gol. Dua di antaranya adalah cungkilan Edinson Cavani yang membentur mistar serta sepakan Anthony Martial dari jarak dekat di awal babak kedua.
Tuchel mengakui anak asuhnya memang sedikit kesulitan di babak kedua. Untung saja, tuan rumah gagal mencetak gol lagi sehingga PSG bisa melancarkan serangan. Jika tidak, bisa jadi jawara Ligue 1 itu akan pulang dengan kepala tertunduk.
Lihat Juga :