Nasib Napoli di Liga Europa Ditentukan hingga Pertandingan Terakhir
Kamis, 10 Desember 2020 - 13:32 WIB
loading...
Pemain Napoli Dries Mertens dan rekan-rekannya merayakan gol ke gawang AZ Alkmaar pada lanjutan Grup F Europa League di AF ASStad. Foto/Reuters
A
A
A
NAPOLI - Perjuangan SSC Napoli untuk lolos ke babak 32 besar Liga Europa harus ditentukan hingga akhir. Tim berjuluk I Partenopei tersebut wajib menang saat menjamu Real Sociedad pada pertandingan Grup F, dini hari nanti.
Napoli yang memuncaki klasemen sementara Grup F dengan 10 poin memang belum sepenuhnya aman. Pasalnya, Sociedad dan AZ Alkmaar (delapan poin) berpotensi menjegal ambisi mereka untuk memperpanjang napas di Liga Europa. (Baca: Gattuso Prediksi Napoli Akan Lakoni Laga Sulit di Liga Europa)
Tetapi, Napoli bakal tampil habis-habisan di Stadio Diego Armando Maradona untuk menaklukkan Sociedad atau setidaknya bermain imbang. Kebetulan mereka sedang berada dalam kondisi oke. Tercatat, Dries Mertens dkk belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir semua kompetisi (tiga menang, satu imbang), termasuk saat membantai Crotone 4-0 di Seri A, Senin (7/12).
Kemenangan tersebut menjaga kans Napoli dalam perburuan scudetto. I Partenopei berjarak enam poin dari AC Milan yang memuncaki klasemen sementara Seri A (26 poin). Pelatih Gennaro Gattuso menyatakan timnya sudah menunjukkan upaya terbaik dan tinggal membutuhkan konsistensi. Hal itu ingin dilihatnya saat Napoli menjamu Sociedad.
“Lolos ke babak 32 besar Liga Europa adalah tujuan utama kami musim ini dan kami tahu itu. Kami akan melawan tim yang sangat kuat, Sociedad. Kami harus memberikan konsistensi. Kami telah melakukan beberapa hal baik dan kami tinggal melanjutkannya,” ungkap Gattuso dilansir football-italia.net.
Guna membawa Napoli mengikuti jejak wakil Seri A lainnya, AC Milan dan Roma yang telah terlebih dahulu lolos ke babak 32 besar, Gattuso meminta pasukannya mengandalkan permainan kolektif berani dan penuh determinasi. Hal itu menjadi salah satu kunci Napoli meladeni permainan Sociedad. (Baca juga: Unsoed Kukuhkan 4 Guru Besar Baru)
“Yang saya inginkan adalah para pemain kami bekerja sebagai sebuah tim. Jika ada seseorang yang permainannya mirip dengan saya, saya tidak akan memainkannya, karena saya ingin jenis sepak bola yang berbeda dengan yang bisa saya mainkan. Saya tidak mampu melakukan itu, tetapi mereka tidak dan mereka harus menggunakan kualitasnya dengan mengoper, menyerang, dan menciptakan keunggulan numerik,” tegas Gattuso.
Napoli yang memuncaki klasemen sementara Grup F dengan 10 poin memang belum sepenuhnya aman. Pasalnya, Sociedad dan AZ Alkmaar (delapan poin) berpotensi menjegal ambisi mereka untuk memperpanjang napas di Liga Europa. (Baca: Gattuso Prediksi Napoli Akan Lakoni Laga Sulit di Liga Europa)
Tetapi, Napoli bakal tampil habis-habisan di Stadio Diego Armando Maradona untuk menaklukkan Sociedad atau setidaknya bermain imbang. Kebetulan mereka sedang berada dalam kondisi oke. Tercatat, Dries Mertens dkk belum terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir semua kompetisi (tiga menang, satu imbang), termasuk saat membantai Crotone 4-0 di Seri A, Senin (7/12).
Kemenangan tersebut menjaga kans Napoli dalam perburuan scudetto. I Partenopei berjarak enam poin dari AC Milan yang memuncaki klasemen sementara Seri A (26 poin). Pelatih Gennaro Gattuso menyatakan timnya sudah menunjukkan upaya terbaik dan tinggal membutuhkan konsistensi. Hal itu ingin dilihatnya saat Napoli menjamu Sociedad.
“Lolos ke babak 32 besar Liga Europa adalah tujuan utama kami musim ini dan kami tahu itu. Kami akan melawan tim yang sangat kuat, Sociedad. Kami harus memberikan konsistensi. Kami telah melakukan beberapa hal baik dan kami tinggal melanjutkannya,” ungkap Gattuso dilansir football-italia.net.
Guna membawa Napoli mengikuti jejak wakil Seri A lainnya, AC Milan dan Roma yang telah terlebih dahulu lolos ke babak 32 besar, Gattuso meminta pasukannya mengandalkan permainan kolektif berani dan penuh determinasi. Hal itu menjadi salah satu kunci Napoli meladeni permainan Sociedad. (Baca juga: Unsoed Kukuhkan 4 Guru Besar Baru)
“Yang saya inginkan adalah para pemain kami bekerja sebagai sebuah tim. Jika ada seseorang yang permainannya mirip dengan saya, saya tidak akan memainkannya, karena saya ingin jenis sepak bola yang berbeda dengan yang bisa saya mainkan. Saya tidak mampu melakukan itu, tetapi mereka tidak dan mereka harus menggunakan kualitasnya dengan mengoper, menyerang, dan menciptakan keunggulan numerik,” tegas Gattuso.
Lihat Juga :