Dampak Corona, Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2021 Batal Digelar
Jum'at, 11 Desember 2020 - 13:35 WIB
loading...
Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada babak penyisihan Grup C Badminton Asia Mixed Team Championships 2019 melawan Thailand di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong. Tahun lalu, Indonesia terhenti di babak semifinal. Foto/Reuters/PBSI
A
A
A
JAKARTA - Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2021 batal. Federasi Bulu Tangkis Asia (FBA) memastikan jika turnamen dua tahunan itu tidak akan digelar pada Februari mendatang lantaran pandemi virus corona.
Sebelumnya, badan kontinental itu ingin kejuaraan digelar di Wuhan, China. Akan tetapi, upaya mereka tampak sia-sia. Pasalnya, pemerintah China telah membatalkan seluruh agenda olahraga internasional selama sisa tahun ini dan belum ada kepastian pembukaan perbatasan. (Baca: PBSI Umumkan Susunan Pengurus Pada 23 Desember 2020)
Ketua Panitia Badminton Asia Bambang Rudy Roedyanto menjelaskan, pihaknya telah memutuskan untuk tidak akan menggelar Kejuaraan Beregu Campuran Asia tahun depan. Alasannya, penyelenggara tidak bisa menemukan negara yang bersedia menjadi tuan rumah ajang tersebut.
“Secara logistik sulit dan kepatuhan prosedur operasi standar akan menjadi tantangan besar. Tapi Kejuaraan Asia (individu) pada April, pasti akan berlangsung. Untuk saat ini, Wuhan dikonfirmasi sebagai tuan rumah,” kata Rudy dilansir thestar.
Kejuaraan Beregu Campuran Asia menjadi bagian kualifikasi untuk kejuaraan Piala Sudirman. Dengan pembatalan itu maka perwakilan dari Asia sekarang akan ditentukan oleh peringkat dunia. Jika peraturan itu berlaku, Indonesia bisa dipastikan lolos otomatis ke Piala Sudirman karena saat ini berada di peringkat tiga dunia. (Baca juga: Lulus Kuliah Ingin Dapat Pekerjaan yang Diimpikan, Ini Kuncinya)
Piala Sudirman 2021 direncanakan akan berlangsung di Olympic Sports Center, Suzhou, China, 23 - 30 April mendatang. Turnamen itu hanya diikuti oleh 16 tim saja. Mirip dengan kejuaraan Piala Thomas dan Uber, peserta terdiri dari juara bertahan, tuan rumah, semifinalis kejuaraan kontinental dari Asia dan Eropa dan juara Afrika, Oseania, dan Pan-Am.
Mereka yang gagal lolos dari kejuaraan kontinental masih bisa berpartisipasi jika menjadi tiga tim dengan peringkat tertinggi berikutnya di dunia.
Sebelumnya, badan kontinental itu ingin kejuaraan digelar di Wuhan, China. Akan tetapi, upaya mereka tampak sia-sia. Pasalnya, pemerintah China telah membatalkan seluruh agenda olahraga internasional selama sisa tahun ini dan belum ada kepastian pembukaan perbatasan. (Baca: PBSI Umumkan Susunan Pengurus Pada 23 Desember 2020)
Ketua Panitia Badminton Asia Bambang Rudy Roedyanto menjelaskan, pihaknya telah memutuskan untuk tidak akan menggelar Kejuaraan Beregu Campuran Asia tahun depan. Alasannya, penyelenggara tidak bisa menemukan negara yang bersedia menjadi tuan rumah ajang tersebut.
“Secara logistik sulit dan kepatuhan prosedur operasi standar akan menjadi tantangan besar. Tapi Kejuaraan Asia (individu) pada April, pasti akan berlangsung. Untuk saat ini, Wuhan dikonfirmasi sebagai tuan rumah,” kata Rudy dilansir thestar.
Kejuaraan Beregu Campuran Asia menjadi bagian kualifikasi untuk kejuaraan Piala Sudirman. Dengan pembatalan itu maka perwakilan dari Asia sekarang akan ditentukan oleh peringkat dunia. Jika peraturan itu berlaku, Indonesia bisa dipastikan lolos otomatis ke Piala Sudirman karena saat ini berada di peringkat tiga dunia. (Baca juga: Lulus Kuliah Ingin Dapat Pekerjaan yang Diimpikan, Ini Kuncinya)
Piala Sudirman 2021 direncanakan akan berlangsung di Olympic Sports Center, Suzhou, China, 23 - 30 April mendatang. Turnamen itu hanya diikuti oleh 16 tim saja. Mirip dengan kejuaraan Piala Thomas dan Uber, peserta terdiri dari juara bertahan, tuan rumah, semifinalis kejuaraan kontinental dari Asia dan Eropa dan juara Afrika, Oseania, dan Pan-Am.
Mereka yang gagal lolos dari kejuaraan kontinental masih bisa berpartisipasi jika menjadi tiga tim dengan peringkat tertinggi berikutnya di dunia.
Lihat Juga :