Garang di Usia 42, Pacquiao: Aku Kuat Tarung 2 Kali Tahun Depan!
Selasa, 15 Desember 2020 - 11:14 WIB
loading...
Garang di Usia 42, Manny Pacquiao: Aku Mampu Bertarung 2 Kali/The Sun
A
A
A
MANILA - Juara Kelas Welter WBA Manny Pacquiao meyakini masih sanggup bertarung dua kali pada 2021 meski usianya 42 tahun. Pemegang gelar delapan divisi, yang berusia 42 tahun pada 17 Desember, tidak aktif sejak Juli 2019, ketika ia merebut gelar WBA dengan kemenangan 12 ronde atas Keith Thurman yang tak terkalahkan di MGM Grand di Las Vegas.
Baca Juga: Hidung Patah Berdarah, Eh, Mackenzie Menang Dibohongi Pelatih
Ada pembicaraan tentang Pacquiao kembali pada paruh pertama tahun 2020 - tetapi pandemi virus corona membuat skenario itu tidak mungkin. Dia memandang April lebih mungkin, dengan kemungkinan pertarungan kedua terjadi pada bulan September. ’’Kami masih memiliki sesi di bulan Maret jadi tidak mungkin saya akan bertarung selama waktu itu,’’ kata Pacquiao kepada Daily Tribune.
’’Saya pikir saya bisa melakukan dua [pertarungan] tahun depan.’’
Choi Garcia, salah satu ajudan Pacquiao, mengatakan kepada surat kabar itu bahwa dia tidak berharap petinju itu akan bertarung tanpa penonton yang hadir. ’’Saya hanya tidak melihat dia bertarung tanpa keterlibatan penonton,” kata Garcia. ’’Dia menarik energi dari kerumunan. Tidak ada yang tahu kapan pertarungan berikutnya akan terjadi.’’
Baca Juga: Hidung Patah Berdarah, Eh, Mackenzie Menang Dibohongi Pelatih
Ada pembicaraan tentang Pacquiao kembali pada paruh pertama tahun 2020 - tetapi pandemi virus corona membuat skenario itu tidak mungkin. Dia memandang April lebih mungkin, dengan kemungkinan pertarungan kedua terjadi pada bulan September. ’’Kami masih memiliki sesi di bulan Maret jadi tidak mungkin saya akan bertarung selama waktu itu,’’ kata Pacquiao kepada Daily Tribune.
’’Saya pikir saya bisa melakukan dua [pertarungan] tahun depan.’’
Choi Garcia, salah satu ajudan Pacquiao, mengatakan kepada surat kabar itu bahwa dia tidak berharap petinju itu akan bertarung tanpa penonton yang hadir. ’’Saya hanya tidak melihat dia bertarung tanpa keterlibatan penonton,” kata Garcia. ’’Dia menarik energi dari kerumunan. Tidak ada yang tahu kapan pertarungan berikutnya akan terjadi.’’
Lihat Juga :