Neymar Cedera, PSG Harap-harap Cemas
Selasa, 15 Desember 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
“Belum ada kabar. Dia masih bersama tim dokter dan kami harus menunggu hasil pemeriksaan esok hari,” kata Tuchel, seusai pertandingan, kepada telefoot. (Baca juga: Ketika Musibah Datang Sebagai Peringatan)
Cederanya Neymar semakin mempersuram jalan Les Parisiens di Ligue 1. Hasil minor kontra Lyon merupakan kekalahan keempat PSG musim ini. Mereka kini tertahan di urutan ketiga klasemen sementara dengan mengumpulkan 28 poin atau berselisih satu angka dari Lille dan Lyon yang masing-masing berada di urutan pertama dan kedua.
Ini menjadi catatan terburuk PSG sejak musim 2009/2010. Tuchel pun kini mendapatkan tekanan besar. Namun, pelatih berusia 47 tahun itu memiliki alasan timnya kesulitan mengalahkan Lyon di pertandingan itu. Dia menilai pemain kelelahan menyusul jadwal padat yang dilakoni.
“Cukup jelas bahwa kami tidak siap bermain di partai kompetitif. Kami membuat kesalahan yang mudah dalam situasi berbahaya. Kami bermain tidak disiplin hari ini dan tidak mengikuti rencana awal. Saya melihat tim merasakan kelelahan mental yang luar biasa seusai melawan Manchester United, Montpellier, dan (Istanbul) Basaksehir,” paparnya. (Baca juga: 5 Makanan Asam yang Ampuh Turunkan Berat Badan)
Gelandang PSG Rafinha merasa sangat kecewa karena gagal mempersembahkan kemenangan. Pemain yang menggantikan Moise Kean pada menit ke-72 ini mengakui Lyon merupakan salah satu tim yang kuat di Ligue 1 musim ini. Sayang, kehadirannya itu tak cukup menghindari timnya dari kekalahan.
Cederanya Neymar semakin mempersuram jalan Les Parisiens di Ligue 1. Hasil minor kontra Lyon merupakan kekalahan keempat PSG musim ini. Mereka kini tertahan di urutan ketiga klasemen sementara dengan mengumpulkan 28 poin atau berselisih satu angka dari Lille dan Lyon yang masing-masing berada di urutan pertama dan kedua.
Ini menjadi catatan terburuk PSG sejak musim 2009/2010. Tuchel pun kini mendapatkan tekanan besar. Namun, pelatih berusia 47 tahun itu memiliki alasan timnya kesulitan mengalahkan Lyon di pertandingan itu. Dia menilai pemain kelelahan menyusul jadwal padat yang dilakoni.
“Cukup jelas bahwa kami tidak siap bermain di partai kompetitif. Kami membuat kesalahan yang mudah dalam situasi berbahaya. Kami bermain tidak disiplin hari ini dan tidak mengikuti rencana awal. Saya melihat tim merasakan kelelahan mental yang luar biasa seusai melawan Manchester United, Montpellier, dan (Istanbul) Basaksehir,” paparnya. (Baca juga: 5 Makanan Asam yang Ampuh Turunkan Berat Badan)
Gelandang PSG Rafinha merasa sangat kecewa karena gagal mempersembahkan kemenangan. Pemain yang menggantikan Moise Kean pada menit ke-72 ini mengakui Lyon merupakan salah satu tim yang kuat di Ligue 1 musim ini. Sayang, kehadirannya itu tak cukup menghindari timnya dari kekalahan.
Lihat Juga :