Rafael Leao Cetak Gol Tercepat dalam Sejarah Serie A, Duo Milan Petik Poin Penuh
Minggu, 20 Desember 2020 - 22:58 WIB
loading...
Rafael Leao menjadi buah bibir saat Sassuolo bentrok AC Milan di Stadio Mapei - Citta del Tricolore. Dia mengukir sejarah dengan mencetak gol tercepat selama Serie A digelar. Foto: reuters
A
A
A
MILAN - Rafael Leao menjadi buah bibir saat duel Sassuolo kontra AC Milan di Stadio Mapei - Citta del Tricolore. Dia bukan hanya membantu I Rossoneri meraih kemenangan 2-1, juga mengukir sejarah dengan mencetak gol tercepat selama Serie A digelar.
(Gol Danny Welbeck Pupus Kemenangan Si Juru Kunci di Kandang Brighton)
Penyerang asal Portugal itu bisa membobol gawang Sassuolo dalam tempo enam detik. Gol itu terjadi setelah Brahim Diaz melakukan kick-off berupa bola pendek kepada Hakan Calhanoglu. Dia lalu berlari menuju ke kotak penalti Sassuolo.
Calhanoglu kemudian mengoper bola kepada Leao yang langsung dimaksimalkan menjadi gol. Hal itu membuat tuan rumah terperangah. Sebab, Milan bisa langsung unggul dalam hitungan detik hingga akhirnya meraih poin penuh.
Selepas gol cepat pemain berusia 21 tahun itu, Milan baru bisa menambah keunggulan lagi pada menit ke-26 setelah Alexis Saelemaekers meneruskan umpan Theo Hernandez. Gol itu sempat diprotes tuan rumah. Tapi, setelah melihat VAR, wasit tetap mengesahkannya.
Ini berbeda dengan apa yang dialami Calhanoglu pada menit ke-9. Saat itu, gelandang asal Turki tersebut sempat mencetak gol kedua Milan. Namun, dianulir karena berdasarkan VAR sudah terjadi offside sebelumnya.
Meski bisa mencetak dua gol sebelum rehat, Milan rupanya kesulitan menambah keunggulan di babak kedua. Walau menguasai bola hingga 66 persen, tim asuhan Stefano Pioli itu tidak mampu membukukan gol lagi. Justru Sassuolo yang bisa memperkecil ketertinggalan lewat Domenico Berardi pada menit ke-89.
(Gol Danny Welbeck Pupus Kemenangan Si Juru Kunci di Kandang Brighton)
Penyerang asal Portugal itu bisa membobol gawang Sassuolo dalam tempo enam detik. Gol itu terjadi setelah Brahim Diaz melakukan kick-off berupa bola pendek kepada Hakan Calhanoglu. Dia lalu berlari menuju ke kotak penalti Sassuolo.
Calhanoglu kemudian mengoper bola kepada Leao yang langsung dimaksimalkan menjadi gol. Hal itu membuat tuan rumah terperangah. Sebab, Milan bisa langsung unggul dalam hitungan detik hingga akhirnya meraih poin penuh.
Selepas gol cepat pemain berusia 21 tahun itu, Milan baru bisa menambah keunggulan lagi pada menit ke-26 setelah Alexis Saelemaekers meneruskan umpan Theo Hernandez. Gol itu sempat diprotes tuan rumah. Tapi, setelah melihat VAR, wasit tetap mengesahkannya.
Ini berbeda dengan apa yang dialami Calhanoglu pada menit ke-9. Saat itu, gelandang asal Turki tersebut sempat mencetak gol kedua Milan. Namun, dianulir karena berdasarkan VAR sudah terjadi offside sebelumnya.
Meski bisa mencetak dua gol sebelum rehat, Milan rupanya kesulitan menambah keunggulan di babak kedua. Walau menguasai bola hingga 66 persen, tim asuhan Stefano Pioli itu tidak mampu membukukan gol lagi. Justru Sassuolo yang bisa memperkecil ketertinggalan lewat Domenico Berardi pada menit ke-89.
Lihat Juga :