Langgar Aturan Australia Terbuka, Petenis Diusir dari Australia dan Didenda
Senin, 21 Desember 2020 - 09:21 WIB
loading...
Langgar Aturan Australia Terbuka, Petenis Diusir dari Australia dan Didenda/The Sun
A
A
A
Penyelenggara Australia Terbuka memperingatkan bintang tenis yang melanggar aturan ketat virus corona akan dikeluarkan dari Australia dan didenda besar. Warning itu dinyalakan agar para petenis yang tampil di Grand Slam pertama musim 2021 mematuhi protokol kesehatan dan aturan karantina Australia Terbuka di Melbourne mulai 8 Februari.
Pemain diperbolehkan datang mulai 15 Januari dengan penerbangan carteran khusus. Namun, mereka harus mematuhi karantina hotel dua minggu wajib di lingkungan yang aman. Mereka akan diizinkan keluar selama lima jam sehari untuk berlatih dan berolahraga, tetapi petugas Covid akan memastikan tidak ada yang melangkah di luar aturan.
Baca Juga: Canelo Jahat! Callum Smith: Dia Sengaja Melukai Lengan kiriku
Bos turnamen Craig Tiley mengatakan: ’’Jika ada pelanggaran, pemain akan segera dikeluarkan dari negara itu serta didenda. Tujuan utama kami adalah memastikan komunitas terlindungi serta para pemain itu sendiri.’’
’’Tempat teraman di dunia saat ini adalah Melbourne dan kami tidak akan membahayakan siapa pun dalam bentuk apa pun. Kami tidak akan melakukannya kecuali kami dapat memastikan keamanan 100%.’’
Pemain diperbolehkan datang mulai 15 Januari dengan penerbangan carteran khusus. Namun, mereka harus mematuhi karantina hotel dua minggu wajib di lingkungan yang aman. Mereka akan diizinkan keluar selama lima jam sehari untuk berlatih dan berolahraga, tetapi petugas Covid akan memastikan tidak ada yang melangkah di luar aturan.
Baca Juga: Canelo Jahat! Callum Smith: Dia Sengaja Melukai Lengan kiriku
Bos turnamen Craig Tiley mengatakan: ’’Jika ada pelanggaran, pemain akan segera dikeluarkan dari negara itu serta didenda. Tujuan utama kami adalah memastikan komunitas terlindungi serta para pemain itu sendiri.’’
’’Tempat teraman di dunia saat ini adalah Melbourne dan kami tidak akan membahayakan siapa pun dalam bentuk apa pun. Kami tidak akan melakukannya kecuali kami dapat memastikan keamanan 100%.’’
Lihat Juga :