Jadi Pelatih PSG, Pochettino Hilangkan Istilah Anak Emas
Minggu, 03 Januari 2021 - 21:05 WIB
loading...
Mauricio Pochettino telah resmi menukangi Paris Saint-Germain (PSG). Dia lalu mengatakan semua pemain harus menunjukkan kelayakannya mengenakan jersey Les Parisiens. Foto: the guardian
A
A
A
PARIS - Mauricio Pochettino telah diperkenalkan sebagai pelatih baru Paris Saint-Germain (PSG) . Juru taktik asal Argentina itu lalu mengatakan bahwa semua pemain harus menunjukkan kalau mereka pantas mengenakan jersey Les Parisiens.
( Pochettino Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih PSG )
Sesuai prediksi publik, juru taktik berusia 48 tahun yang telah menganggur sejak hengkang dari Tottenham Hotspur pada November 2019, akhirnya dipastikan sebagai penerus Thomas Tuchel di Parc des Princes .
Pelatih yang juga sempat menukangi Southampton dan Espanyol itu menyetujui kontrak hingga Juni 2022, itu ditambah opsi perpanjangan satu tahun. Artinya, Pochettino kembali ke klub di mana pernah menghabiskan dua setengah musim sebagai pemain belakang.
Pochettino mengakui berada di bawah tekanan untuk sukses bersama jawara Ligue 1 itu. Ini sebabnya dia memperingatkan para pemain berlabel superstar bahwa mereka tetap harus membuktikan kelayakannya membela PSG. Artinya, mulai detik ini tidak lagi ada istilah anak emas.
"Saya sangat senang berada di sini. Ini kesempatan besar, proyeknya luar biasa. Bisa terlibat di Paris Saint-Germain setiap hari adalah sesuatu yang luar biasa,” ucap Pochettino yang sempat menyumbang trofi Piala Intertoto pada 2000/2001.
PSG mulai terbiasa memenangkan trofi setiap musimnya walau masih terbatas di dalam negeri. Karena itu, dia sangat menyadari standar tinggi yang diharapkan fans dan manajemen kepadanya serta para pemain.
( Pochettino Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih PSG )
Sesuai prediksi publik, juru taktik berusia 48 tahun yang telah menganggur sejak hengkang dari Tottenham Hotspur pada November 2019, akhirnya dipastikan sebagai penerus Thomas Tuchel di Parc des Princes .
Pelatih yang juga sempat menukangi Southampton dan Espanyol itu menyetujui kontrak hingga Juni 2022, itu ditambah opsi perpanjangan satu tahun. Artinya, Pochettino kembali ke klub di mana pernah menghabiskan dua setengah musim sebagai pemain belakang.
Pochettino mengakui berada di bawah tekanan untuk sukses bersama jawara Ligue 1 itu. Ini sebabnya dia memperingatkan para pemain berlabel superstar bahwa mereka tetap harus membuktikan kelayakannya membela PSG. Artinya, mulai detik ini tidak lagi ada istilah anak emas.
"Saya sangat senang berada di sini. Ini kesempatan besar, proyeknya luar biasa. Bisa terlibat di Paris Saint-Germain setiap hari adalah sesuatu yang luar biasa,” ucap Pochettino yang sempat menyumbang trofi Piala Intertoto pada 2000/2001.
PSG mulai terbiasa memenangkan trofi setiap musimnya walau masih terbatas di dalam negeri. Karena itu, dia sangat menyadari standar tinggi yang diharapkan fans dan manajemen kepadanya serta para pemain.
Lihat Juga :