Bidik Gelar Juara MotoGP 2021, Quartararo Akan Berusaha Lebih Tenang
Kamis, 21 Januari 2021 - 13:12 WIB
loading...
Bidik Gelar Juara MotoGP 2021, Quartararo Akan Berusaha Lebih Tenang
A
A
A
PARIS - Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, akan berusaha untuk meraih gelar juara di pentas MotoGP 2021. Meski begitu, Quartararo sadar, bahwa hal tersebut tidaklah mudah dan ada banyak yang harus ia benahi untuk mewujudkannya.
Quartararo sejatinya harus menelan luka di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 . Sempat difavoritkan untuk menjadi kampiun setelah meraih kemenangan pada dua seri balapan pertama, pembalap berpaspor Prancis justru kemudian mengalami kemunduran.
Baca Juga: Dirayu Pabrikan Lain, Petronas SRT Masih Pilih Yamaha
Setelah dua seri pertama tersebut, Quartararo hanya bisa satu kali naik podium lagi. Pembalap berjuluk El Diablo itu bahkan sebanyak tiga kali gagal mendapat poin dan juga kesulitan untuk bahkan finis di jajaran lima besar.
Tak ayal, pada akhirnya Quartararo hanya bisa menempati posisi kedelapan klasemen akhir. Quartararo harus mengakui keunggulan pembalap Suzuki, Joan Mir. Meski Mir hanya sekali meraih kemenangan, namun ia sebanyak tujuh kali finis di podium. Kondisi itu membuatnya menjadi juara dunia.
Menurut Bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, Quartararo masih sering kehilangan ketenangan ketika hal-hal tidak berjalan mulus saat balapan. Pada akhirnya, kondisi tersebut membuat penampilan Quartararo semakin buruk dan sulit menembus podium.
Quartararo sejatinya harus menelan luka di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 . Sempat difavoritkan untuk menjadi kampiun setelah meraih kemenangan pada dua seri balapan pertama, pembalap berpaspor Prancis justru kemudian mengalami kemunduran.
Baca Juga: Dirayu Pabrikan Lain, Petronas SRT Masih Pilih Yamaha
Setelah dua seri pertama tersebut, Quartararo hanya bisa satu kali naik podium lagi. Pembalap berjuluk El Diablo itu bahkan sebanyak tiga kali gagal mendapat poin dan juga kesulitan untuk bahkan finis di jajaran lima besar.
Tak ayal, pada akhirnya Quartararo hanya bisa menempati posisi kedelapan klasemen akhir. Quartararo harus mengakui keunggulan pembalap Suzuki, Joan Mir. Meski Mir hanya sekali meraih kemenangan, namun ia sebanyak tujuh kali finis di podium. Kondisi itu membuatnya menjadi juara dunia.
Menurut Bos Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, Quartararo masih sering kehilangan ketenangan ketika hal-hal tidak berjalan mulus saat balapan. Pada akhirnya, kondisi tersebut membuat penampilan Quartararo semakin buruk dan sulit menembus podium.
Lihat Juga :