Toni Kroos Ungkap Faktor Kegagalan Julen Lopetegui di Madrid

loading...
Toni Kroos Ungkap Faktor Kegagalan Julen Lopetegui di Madrid
Julen Lopetegui./foto/sevillafc.es

MADRID - Kesuksesan pelatih Julen Lopetegui bersama Sevilla turut mendapatkan apresiasi dari gelandang Real Madrid Toni Kroos . Dia menilai pelatih 54 tahun tersebut telah melepaskan bayang-bayang masa lalu yang kurang menyenangkan di Real Madrid.Padahal, dia terpilih sebagai penerus Zinedine Zidane yang mundur setelah meraih gelar Liga Champions ketiga berturut-turut pada 2018.

Demi fokus menangani Los Blancos, Lopetegui bahkan rela meninggalkan kursi kepelatihan tim nasional Spanyol jelang perhelatan Piala Dunia 2018. Sayangnya, karier Lopetegui tidak berlangsung lama. Dia hanya bertahan empat setengah bulan di Santiago Bernabeu. Kekalahan 1-5 dari Barcelona di El Clasico, Oktober 2018 menjadi alasan utama petinggi klub memecat Lopetegui.

Dalam 14 pertandingan memimpin Sergio Ramos dkk, dia meraih enam kemenangan, dua imbang dan enam kekalahan. Melalui pernyataannya, petinggi Madrid menganggap ada perbedaan besar antara kualitas dalam skuad dan hasil. Mereka menilai Lopetegui yang mengoleksi delapan nominasi untuk penghargaan Ballon d'Or 2019 telah gagal meski memenuhi harapan dalam durasi dikontrak tiga tahun. Dipecatnya sang mantan bos, sempat membuat Kroos sedih.

Baca Juga: Gareth Bale Diprediksi Bisa Dipulangkan ke Real Madrid



Melalui podcast barunya Einfach mal Luppen, Kross mengakukehilangan sosok Lopetegui yang dinilainya sebagai pelatih bagus serta memiliki kepribadian baik. Kross menganggap Madrid seharusnya bersabar dan memberikan kesempatan lebih banyak. “Pemecatan Lopetegui adalah salah satu yang paling menyakiti saya pada tingkat pribadi karena dia adalah pelatih terbaik. Dia datang ke klub tepat setelah tiga Liga Champions dan seusai Cristiano Ronaldo pergi. Jelas bahwa itu akan menjadi tahun yang tidak mudah,” ungkap Kroos dilansir dailymail.

Meski demikian, gelandang Jerman tersebut bahagia karena Lopetegui tidak lantas terpuruk. Sebaliknya, dia menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih top di Sevilla. Bergabung, Juni 2019, Lopetegui sukses membawa Los Nervionenses finish di urutan keempat Primera Liga, lolos ke Liga Champions dan menjuarai Liga Europa, musim 2019/20. Kerja keras Lopetegui mendapatkan apresiasi dari klub.

Sevilla memutuskan memberikannya perpanjangan kontrak dua tahun, Januari lalu. Berbagai torehan impresif Lopetegui bersama Sevilla membuat Kroos yakin jika pelatih kelahiran Asteasu, Spanyol tersebut hanya kurang beruntung saja di Madrid. “Saya sangat senang untuknya ketika dia memenangkan Liga Europa bersama Sevilla, dia pantas mendapatkannya. Dia melakukan pekerjaan dengan baik tetapi dia tidak beruntung dan tidak berhasilnya Lopetegui hanya karena kedatangannya di Madrid kurang tepat,” ujar Kroos.
(ruf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top