Mantan Bos Rio Haryanto dan Sean Gelael di GP2 Meninggal Dunia

loading...
Mantan Bos Rio Haryanto dan Sean Gelael di GP2 Meninggal Dunia
Mantan pembalap Formula One dan pendiri tim Campos Racing, Adrian Campos meninggal dunia, Kamis (28/1/2021). foto : marca
VALENCIA - Mantan pembalap Formula 1 dan pendiri tim Campos Racing , Adrian Campos meninggal dunia pada usia 60 tahun. Campos merupakan mantan Bos dari dua pembalap Indonesia Rio Haryanto dan Sean Gelael saat masih berkiprah di GP2.

Kabar meninggalnya mantan pembalap asal Spanyol ini diketahui setelah tim merilis pernyataan pada Kamis (28/1/2021) pagi. Mereka mengonfirmasi bahwa sang inisiator sudah meninggal dunia dan berharap tim bisa meneruskan warisannya itu.

Baca juga : Kondisi Marquez Belum Jelas, Tim Repsol Honda Harus Siap Berperang

“Ini adalah hari tersedih dalam sejarah Campos Racing. Presiden dan pendiri kami, Adrián Campos Suñer, telah meninggalkan kami. Jantungnya berhenti berdetak, tapi ingatannya akan menjadi mesin yang akan membuat kita semua berjuang untuk melanjutkan warisannya. Istirahat dengan damai,” demikian pernyataan Campos Racing.



Karier balap Campos di F1 sebagian besar tidak berhasil, karena hanya mencicipi 21 balapan sepanjang 1987 dan 1988 bersama Minardi. Bahkan, dia juga tidak mampu meraih satu pun poin dalam kariernya. Namun setelah gantung helm balapnya, Campos mendapatkan tawaran manajemen tim, dan mendirikan Campos Racing (kemudian Campos Motorsport) pada 1997.

Baca juga : Tottenham vs Liverpool: Pertemuan 3 Bomber Maut Liga Primer Inggris

Di awal karirnya, Campos menemukan bakat hebat bernama Fernando Alonso, yang sekarang telah sukses menjadi juara dunia F1 dua kali. Apalagi, pembalap itu mengawali karirnya bersama timnya pada 1999 di Euro Open bersama Nissan, dan berhasil memenangkan beberapa seri balapan.

Setelah itu, Campos terus mengembangkan proyeknya. Pertengahan 2000-an mereka bergabung dengan GP2 dengan kesuksesan yang relatif, termasuk mengklaim gelar Kejuaraan Tim pada 2008. Tidak lama kemudian, Campos mulai berpikir untuk bergabung dengan grid F1, dan tergerak untuk membentuk tim yang akhirnya dikenal dengan nama HRT yang bertahan dua tahun dari 2010 hingga 2012.

Baca juga : Lionel Messi Pimpin Comeback Barcelona di Markas Rayo Vallecano

Sementara itu, dua pembalap Indonesia Rio Haryanto dan Sean Gelael pernah menjadi pembalap Campos Racing saat balapan di GP2. Rio bergabung bersama tim pada 2015, sedangkan Gelael bergabung pada 2016.



Bagi Rio, menjalani balapan bersama Campos Racing mungkin menjadi kenangan yang paling indah. Sebab, dia berhasil menempati posisi keempat di klasemen akhir pembalap. Capaiannya itu sekaligus membuatnya karirnya meningkat hingga mendapatkan kursi di Formula 1 dengan bergabung bersama Manor Racing MRT pada tahun berikutnya.
(abr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top