Dua Sisi Kisah Sukses Lorenzo dan Dovizioso di Ducati
Jum'at, 29 Januari 2021 - 06:02 WIB
loading...
Mantan pembalap Jorge Lorenzo punya kisah menarik saat masih berduet dengan Andrea Dovizioso/Foto/dok SINDOnews
A
A
A
LUGANO - Mantan pembalap Jorge Lorenzo punya kisah menarik saat masih berduet dengan Andrea Dovizioso membela Ducati di MotoGP. Lorenzo mengklaim duetnya berjalan sukses meski disadari hubungannya dengan Dovizioso tak melulu berjalan harmonis.
Lorenzo dan Dovizioso pernah sama-sama mengusung bendera Ducati di gelaran MotoGP . Mereka bertandem selama dua musim pada 2017 dan 2018.
Baca juga: Kisah Rossi hingga Drama Persaingan dengan Marquez Dijadikan Film Dokumenter .Pada musim perdananya di Ducati, Lorenzo sempat mengalami kesulitan beradaptasi. Alhasil, dia terus tercecer tanpa pernah naik podium sekali pun.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan Dovizioso yang tampil begitu gemilang pada MotoGP 2017. Dia bahkan menyulitkan Marc Marquez untuk merebut gelar juara MotoGP pada musim itu. Marquez baru bisa mengklaim gelar di balapan seri terakhir pada musim tersebut.
Baca juga: Kata Marquez: Hidup Tanpa MotoGP Membosankan .
Tetapi, pada musim kedua, Lorenzo berhasil bangkit. Dia kembali mewarnai pertarungan perebutan podium dan kemenangan dalam sejumlah balapan. Hingga akhir musim, pembalap asal Spanyol itu tercatat berhasil merebut tiga kemenangan dan satu podium.
Torehan apiknya membuat Ducati kian bersinar di musim itu. Sebab, Dovizioso juga diketahui dapat beberapa kali naik podium. The Little Dragon -julukan Dovizioso- tercatat empat kali merebut kemenangan dan lima kali naik podium di musim itu.
Baca juga: BWF World Tour Finals 2020: Ahsan/Hendra Tetap Berpeluang ke Semifinal .
Melihat kondisi ini, Lorenzo mengklaim bahwa duetnya dengan Dovizioso berjalan sukses di Ducati. Pandangan ini disampaikan Lorenzo, meski dirinya menyadari hubungannya tak melulu terjalin dengan baik dengan mantan rekan setimnya itu.
Pertengkaran yang sangat jelas adalah jelang balapan MotoGP Ceko 2018 di Brno, Minggu (5/8/2018). Dovizioso dan Lorenzo saling sindir. Dovi menyebut Lorenzo gagal memenuhi target di Ducati.
Lorenzo pun bereaksi dan muak dengan situasi itu. Pembalap Spanyol itu mengatakan Dovi bertepuk tangan ketika dirinya kesulitan, dan selalu melemahkan psosisnya.
“Selalu ada dua sisi dalam sebuah cerita. Kami telah mempertahankan harga diri dan citra kami,” ujar Lorenzo, sebagaiman dikutip dari Speedweek, Kamis (28/1/2021).
“Tapi pada akhirnya, saya pikir kolaborasi kami di Ducati adalah duet yang sukses,” lanjut pembalap berjuluk X-Fuera tersebut.
Lorenzo dan Dovizioso pernah sama-sama mengusung bendera Ducati di gelaran MotoGP . Mereka bertandem selama dua musim pada 2017 dan 2018.
Baca juga: Kisah Rossi hingga Drama Persaingan dengan Marquez Dijadikan Film Dokumenter .Pada musim perdananya di Ducati, Lorenzo sempat mengalami kesulitan beradaptasi. Alhasil, dia terus tercecer tanpa pernah naik podium sekali pun.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan Dovizioso yang tampil begitu gemilang pada MotoGP 2017. Dia bahkan menyulitkan Marc Marquez untuk merebut gelar juara MotoGP pada musim itu. Marquez baru bisa mengklaim gelar di balapan seri terakhir pada musim tersebut.
Baca juga: Kata Marquez: Hidup Tanpa MotoGP Membosankan .
Tetapi, pada musim kedua, Lorenzo berhasil bangkit. Dia kembali mewarnai pertarungan perebutan podium dan kemenangan dalam sejumlah balapan. Hingga akhir musim, pembalap asal Spanyol itu tercatat berhasil merebut tiga kemenangan dan satu podium.
Torehan apiknya membuat Ducati kian bersinar di musim itu. Sebab, Dovizioso juga diketahui dapat beberapa kali naik podium. The Little Dragon -julukan Dovizioso- tercatat empat kali merebut kemenangan dan lima kali naik podium di musim itu.
Baca juga: BWF World Tour Finals 2020: Ahsan/Hendra Tetap Berpeluang ke Semifinal .
Melihat kondisi ini, Lorenzo mengklaim bahwa duetnya dengan Dovizioso berjalan sukses di Ducati. Pandangan ini disampaikan Lorenzo, meski dirinya menyadari hubungannya tak melulu terjalin dengan baik dengan mantan rekan setimnya itu.
Pertengkaran yang sangat jelas adalah jelang balapan MotoGP Ceko 2018 di Brno, Minggu (5/8/2018). Dovizioso dan Lorenzo saling sindir. Dovi menyebut Lorenzo gagal memenuhi target di Ducati.
Lorenzo pun bereaksi dan muak dengan situasi itu. Pembalap Spanyol itu mengatakan Dovi bertepuk tangan ketika dirinya kesulitan, dan selalu melemahkan psosisnya.
“Selalu ada dua sisi dalam sebuah cerita. Kami telah mempertahankan harga diri dan citra kami,” ujar Lorenzo, sebagaiman dikutip dari Speedweek, Kamis (28/1/2021).
“Tapi pada akhirnya, saya pikir kolaborasi kami di Ducati adalah duet yang sukses,” lanjut pembalap berjuluk X-Fuera tersebut.
(sha)
Lihat Juga :