Dampingi DPD RI Tinjau Venue PON, Kemenpora: Saatnya Olahraga Papua dan Nasional Bangkit
Rabu, 03 Februari 2021 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Dalam diskusi malam hari sambil makan malam di sisi Danau Sentani, Isnanta menjelaskan bahwa Kemenpora sudah membuat Grand Design Keolahragaan Nasional. "Dari sana kami berharap dunia olahraga bisa berjalan dengan lebih baik. Jika dulu atlet itu hasil 'nemu', kini atlet besar dengan dirancang," katanya lagi.
Selanjutnya M.Fadhli, Ketua Komite III DPD-RI yang ternyata juga mantan atlet Sepak bola dan pernah mengeyam latihan di PPLP Sumut itu, berharap bahwa pemetaan atau klasterisasi cabang olahraga unggulan harus juga dilanjutkan dengan pemetaan pembinaan Olahraga di daerah-daerah potensial misalnya: Tinju di Maluku, NTT, Sulut dan lain sebagainya.
"Maka, kami Komite III DPD-RI sudah berketetapan agar Kemenpora itu menjadi klaster utama. Hasil rapat kerja kami pun telah mengusulkan agar abggaran Kemenpora bisa mencapai 2,5 persen dari APBN," imbuh Senator dari Aceh itu.
Senator asal Papua, Yorris Raweyai menyampaikan harapannya agar pasca PON nanti sekuruh fasilitas bisa benar-benar termanfaatkan. Yorris juga menambahkan venue-venue yang telah dibangun dan telah berdiri megah bahkan berstandar internasional itu, hendaknya dapat menjadi alat untuk pembinaan prestasi.
Bagi La Nyalla, dunia olahraga kita beruntung dengan pilihan Pak Jokowi memilih politisi partai Golkar, Zainudin Amali sebagai Menpora-RI. "Saya kenal betul beliau, orang yang komit pada dunia olahraga. Tidak neko-neko. Sayang kalau sampai beliau tidak dibantu dan dimanfaatkan untuk kemajuan dunia olahraga nasional," tegasnya.
Selanjutnya M.Fadhli, Ketua Komite III DPD-RI yang ternyata juga mantan atlet Sepak bola dan pernah mengeyam latihan di PPLP Sumut itu, berharap bahwa pemetaan atau klasterisasi cabang olahraga unggulan harus juga dilanjutkan dengan pemetaan pembinaan Olahraga di daerah-daerah potensial misalnya: Tinju di Maluku, NTT, Sulut dan lain sebagainya.
"Maka, kami Komite III DPD-RI sudah berketetapan agar Kemenpora itu menjadi klaster utama. Hasil rapat kerja kami pun telah mengusulkan agar abggaran Kemenpora bisa mencapai 2,5 persen dari APBN," imbuh Senator dari Aceh itu.
Senator asal Papua, Yorris Raweyai menyampaikan harapannya agar pasca PON nanti sekuruh fasilitas bisa benar-benar termanfaatkan. Yorris juga menambahkan venue-venue yang telah dibangun dan telah berdiri megah bahkan berstandar internasional itu, hendaknya dapat menjadi alat untuk pembinaan prestasi.
Bagi La Nyalla, dunia olahraga kita beruntung dengan pilihan Pak Jokowi memilih politisi partai Golkar, Zainudin Amali sebagai Menpora-RI. "Saya kenal betul beliau, orang yang komit pada dunia olahraga. Tidak neko-neko. Sayang kalau sampai beliau tidak dibantu dan dimanfaatkan untuk kemajuan dunia olahraga nasional," tegasnya.
(mirz)
Lihat Juga :