Konsumsi Obat Resep Istri, Kiper Ajax Dilarang Bermain 12 Bulan
Jum'at, 05 Februari 2021 - 19:04 WIB
loading...
Penjaga gawang Ajax Amsterdam Andre Onana dilarang bermain selama 12 bulan akibat doping. foto : indianexpress
A
A
A
AMSTERDAM - Kasus doping yang membelit kiper Ajax Amsterdam Andre Onana patut menjadi pelajaran bagi atlet profesional. Hanya gara-gara mengonsumsi obat resep dari istrinya dia harus berurusan dengan UEFA dan dihukum larangan bermain selama satu tahun.
UEFA menyatakan, pemain berusia 24 tahun itu terbukti mengonsumsi zat terlarang furosemide, diuretik, pada 30 Oktober lalu. Penangguhan 12 bulannya ini mulai berlaku Jumat (5/2/2021). Dia dilarang beraktivitas bersama klub dan sepak bola internasional. Menanggapi hukuman tersebut, Onana dan Ajax menyatakan akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Baca juga : Target Emas SEA Games 2021, Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain
Ajax dalam pernyataannya mengungkapkan jika Onana secara tidak sengaja meminum obat yang diresepkan istrinya ketika bangun pada pagi hari 30 Oktober karena tidak enak badan. Setelah itu, dia kemudian gagal dalam tes obat di luar kompetisi. Kejadian ini tentu membuat Onana dan Ajax mengalami kerugian.
“Badan disiplin asosiasi sepak bola telah menyatakan bahwa Onana tidak berniat curang. Namun, Asosiasi Sepak Bola Eropa percaya, berdasarkan aturan anti-doping yang berlaku, bahwa seorang atlet memiliki kewajiban sepanjang waktu untuk memastikan bahwa tidak ada zat terlarang yang masuk ke dalam tubuh,” tulis pernyataan Ajax dilansir theatletic.
UEFA menyatakan, pemain berusia 24 tahun itu terbukti mengonsumsi zat terlarang furosemide, diuretik, pada 30 Oktober lalu. Penangguhan 12 bulannya ini mulai berlaku Jumat (5/2/2021). Dia dilarang beraktivitas bersama klub dan sepak bola internasional. Menanggapi hukuman tersebut, Onana dan Ajax menyatakan akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Baca juga : Target Emas SEA Games 2021, Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain
Ajax dalam pernyataannya mengungkapkan jika Onana secara tidak sengaja meminum obat yang diresepkan istrinya ketika bangun pada pagi hari 30 Oktober karena tidak enak badan. Setelah itu, dia kemudian gagal dalam tes obat di luar kompetisi. Kejadian ini tentu membuat Onana dan Ajax mengalami kerugian.
“Badan disiplin asosiasi sepak bola telah menyatakan bahwa Onana tidak berniat curang. Namun, Asosiasi Sepak Bola Eropa percaya, berdasarkan aturan anti-doping yang berlaku, bahwa seorang atlet memiliki kewajiban sepanjang waktu untuk memastikan bahwa tidak ada zat terlarang yang masuk ke dalam tubuh,” tulis pernyataan Ajax dilansir theatletic.
Lihat Juga :