Nony Krystianti Latihan Keras demi Tampil Prima di Hadapan Lawan
Senin, 08 Februari 2021 - 22:54 WIB
loading...
Nony Krystianti Latihan Keras demi Tampil Prima di Hadapan Lawan. Foto: IST
A
A
A
JAKARTA - Nony Krystianti Andilah, demikian nama lengkap atlet biliar putri berusia 25 tahun asal Jawa Barat yang meraih kemenangan di pertandingan pertama Turnamen 9 Ball Hot Nine yang digelar PB POBSI bersama iNews Sabtu lalu (6/2/2021).
Nony menundukkan rekan sedaerahnya, Poppy Puspita dengan skor telak 3-0. Nony mengatakan bersyukur bisa bermain dengan baik dan meraih kemenangan ini.
“Saya berusaha melakukan yang terbaik. Untuk menghadapi event Hot Nine ini saya benar-benar menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya.” kata Nony.
![Nony Krystianti Latihan Keras demi Tampil Prima di Hadapan Lawan]()
Baca Juga: Atlet dan Pengurus POBSI Antusias Sambut Hot Nine sebagai Ajang Peningkatan Prestasi
Berlatih dan selalu tampil percaya diri. Menurut Nony, dua hal itu adalah modal yang sangat penting untuk menghadapi setiap pertandingan.Nony mengenal biliar secara tidak sengaja sejak usia 10 tahun.
Ketika itu ibunya memiliki kantin makanan di sebuah rumah biliar di Cirebon. Setiap hari ia diajak ibunya ke tempat itu sehingga setiap hari pula ia menyaksikan orang-orang asik bermain biliar.
Tak lama dari itu gadis kelahiran Cirebon, 23 November 1995 ini pun mulai menjajal permainan yang memikat hatinya. Sekitar 10 tahun setelah mengenal dan serius berlatih serta malang melintang di berbagai turnamen, ia pun mulai mendulang hasil. Tahun 2016 ia mulai meraih gelar juara di berbagai event bergengsi.
2016: meraih medali perunggu PON Jawa Barat,
2017: medali emas 9 Ball Single Kejurnas, Juara Pepi Cup
2018: Quarter Final All Japan Championship, Runner up Open Handicap Green Garden,
2019: semifinalis Lion Cup Singapore, Medali perak Sea Games 9 Ball Double dan
2020: juara 1 Double 9 Ball Papua Open.
Ia mengatakan ini baru sebagian dari perjalanan awal menuju cita-citanya untuk menjadi juara dunia. Tak heran Nony selalu antusias dan bersemangat menghadapi turnamen, termasuk Hot Nine yang digelar PB POBSI bersama iNews. Nony bersyukur dan berterima kasih karena POBSI dan iNews menggelar Turnamen Biliar 9 Ball Hot Nine ini.
Nony menundukkan rekan sedaerahnya, Poppy Puspita dengan skor telak 3-0. Nony mengatakan bersyukur bisa bermain dengan baik dan meraih kemenangan ini.
“Saya berusaha melakukan yang terbaik. Untuk menghadapi event Hot Nine ini saya benar-benar menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya.” kata Nony.

Baca Juga: Atlet dan Pengurus POBSI Antusias Sambut Hot Nine sebagai Ajang Peningkatan Prestasi
Berlatih dan selalu tampil percaya diri. Menurut Nony, dua hal itu adalah modal yang sangat penting untuk menghadapi setiap pertandingan.Nony mengenal biliar secara tidak sengaja sejak usia 10 tahun.
Ketika itu ibunya memiliki kantin makanan di sebuah rumah biliar di Cirebon. Setiap hari ia diajak ibunya ke tempat itu sehingga setiap hari pula ia menyaksikan orang-orang asik bermain biliar.
Tak lama dari itu gadis kelahiran Cirebon, 23 November 1995 ini pun mulai menjajal permainan yang memikat hatinya. Sekitar 10 tahun setelah mengenal dan serius berlatih serta malang melintang di berbagai turnamen, ia pun mulai mendulang hasil. Tahun 2016 ia mulai meraih gelar juara di berbagai event bergengsi.
2016: meraih medali perunggu PON Jawa Barat,
2017: medali emas 9 Ball Single Kejurnas, Juara Pepi Cup
2018: Quarter Final All Japan Championship, Runner up Open Handicap Green Garden,
2019: semifinalis Lion Cup Singapore, Medali perak Sea Games 9 Ball Double dan
2020: juara 1 Double 9 Ball Papua Open.
Ia mengatakan ini baru sebagian dari perjalanan awal menuju cita-citanya untuk menjadi juara dunia. Tak heran Nony selalu antusias dan bersemangat menghadapi turnamen, termasuk Hot Nine yang digelar PB POBSI bersama iNews. Nony bersyukur dan berterima kasih karena POBSI dan iNews menggelar Turnamen Biliar 9 Ball Hot Nine ini.
Lihat Juga :