Teofimo Lopez Menghindar, Devin Haney Murka: Dia Seperti Bebek!
Rabu, 10 Februari 2021 - 08:18 WIB
loading...
A
A
A
’’Lalu mereka bilang ingin USD10 juta untuk melawanku. Jika pria itu berkata dia ingin USD10 juta untuk melawanku, bagaimana menurutmu? Dia menerima USD1 juta untuk [melawan Vasiliy] Lomachenko… Kedengarannya seperti bebek.”
Pertarungan antara Teofimo Lopez yang memiliki rekor 16-0 (12 KO) dan Haney 25-0 (15 KO) didasarkan pada klaim persaingan mereka atas Kelas Ringan WBC. Teofimo mengalahkan Lomachenko dengan angka mutlak 12 ronde pada 17 Oktober di Las Vegas, Amerika Serikat.
Baca Juga: Khabib Nurmagomedov Jumpa Geroge St-Pierre 23 Detik, Ini Yang Terjadi
Kemenangan yang menegaskan dirinya sebagai juara tinju Kelas Ringan yang tak terbantahkan. Haney berpendapat bahwa Lomachenko menghindarinya saat menjadi penantang wajibnya, sehingga Teofimo Lopez harus mengalahkannya untuk menjadi juara WBC yang tidak perlu dipertanyakan lagi.
Haney memenangkan gelar Kelas Ringan sementara WBC dengan menghentikan petinju Rusia Zaur Abdullaev pada September 2019. Tetapi, dia diangkat menjadi juara dunia ketika WBC menunjuk Lomachenko sebagai pemegang sabuk waralaba tidak lama setelah ia mengalahkan petinju Inggris Luke Campbell dengan angka mutlak untuk memenangkan gelar kelas ringan dunia WBC yang saat itu lowong pada Agustus 2019.
Pertarungan antara Teofimo Lopez yang memiliki rekor 16-0 (12 KO) dan Haney 25-0 (15 KO) didasarkan pada klaim persaingan mereka atas Kelas Ringan WBC. Teofimo mengalahkan Lomachenko dengan angka mutlak 12 ronde pada 17 Oktober di Las Vegas, Amerika Serikat.
Baca Juga: Khabib Nurmagomedov Jumpa Geroge St-Pierre 23 Detik, Ini Yang Terjadi
Kemenangan yang menegaskan dirinya sebagai juara tinju Kelas Ringan yang tak terbantahkan. Haney berpendapat bahwa Lomachenko menghindarinya saat menjadi penantang wajibnya, sehingga Teofimo Lopez harus mengalahkannya untuk menjadi juara WBC yang tidak perlu dipertanyakan lagi.
Haney memenangkan gelar Kelas Ringan sementara WBC dengan menghentikan petinju Rusia Zaur Abdullaev pada September 2019. Tetapi, dia diangkat menjadi juara dunia ketika WBC menunjuk Lomachenko sebagai pemegang sabuk waralaba tidak lama setelah ia mengalahkan petinju Inggris Luke Campbell dengan angka mutlak untuk memenangkan gelar kelas ringan dunia WBC yang saat itu lowong pada Agustus 2019.
(aww)
Lihat Juga :