Gara-Gara Ditolak Balik ke Honda, Stoner Dendam pada Suppo
Senin, 18 Mei 2020 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Kesempatan untuk berkonfrontasi antara Stoner versus Marquez adalah ketika ia menawarkan untuk menggantikan Pedrosa pada awal 2015. Tetapi Honda mengatakan tidak, dan jangan pernah mengganggu pemilik nomor 93.
"Dia (Stoner) sudah menghubungi kami pada hari Minggu malam di Qatar. Dan itu membuat kami lengah. Nakamoto sangat mencintai Casey dan tidak ingin dia kembali membuat kesan yang buruk. Dan dia bilang tidak. Dia tidak menerimanya dengan baik, dan dia menjadi sangat marah kepada saya, yakin itu adalah saya. Di sana hubungan kami retak dan saya belum pernah mendengarnya sejak itu. Dengan Casey, beralih dari buku yang baik ke yang buruk adalah momen, dan kadang-kadang Anda tidak tahu mengapa," imbuh Suppo.
Tapi Suppo merasa keputusan Nakamoto sangat tepat, sebab Marquez saat itu sedang mendapatkan panggungnya di MotoGP setelah merebut dua gelar juara dunia secara beruntun.
"Pasti menyenangkan melihatnya (Stoner) kembali. Tetapi itu tidak berjalan dengan baik, itu akan meningkatkan kritik dan ketegangan, mengganggu Marquez pada saat ia sedang berjuang setelah memenangkan 2 Piala Dunia. Saya terus berpikir bahwa kami melakukannya dengan baik, bahkan jika kami melakukannya dengan tak dapat ditiru dan ketika kontrak uji berakhir, ia kembali ke Ducati," pungkas Suppo.
"Dia (Stoner) sudah menghubungi kami pada hari Minggu malam di Qatar. Dan itu membuat kami lengah. Nakamoto sangat mencintai Casey dan tidak ingin dia kembali membuat kesan yang buruk. Dan dia bilang tidak. Dia tidak menerimanya dengan baik, dan dia menjadi sangat marah kepada saya, yakin itu adalah saya. Di sana hubungan kami retak dan saya belum pernah mendengarnya sejak itu. Dengan Casey, beralih dari buku yang baik ke yang buruk adalah momen, dan kadang-kadang Anda tidak tahu mengapa," imbuh Suppo.
Tapi Suppo merasa keputusan Nakamoto sangat tepat, sebab Marquez saat itu sedang mendapatkan panggungnya di MotoGP setelah merebut dua gelar juara dunia secara beruntun.
"Pasti menyenangkan melihatnya (Stoner) kembali. Tetapi itu tidak berjalan dengan baik, itu akan meningkatkan kritik dan ketegangan, mengganggu Marquez pada saat ia sedang berjuang setelah memenangkan 2 Piala Dunia. Saya terus berpikir bahwa kami melakukannya dengan baik, bahkan jika kami melakukannya dengan tak dapat ditiru dan ketika kontrak uji berakhir, ia kembali ke Ducati," pungkas Suppo.
(bbk)
Lihat Juga :