Tekanan Besar Menanti Bagnaia di Tim Pabrikan Ducati
Senin, 22 Februari 2021 - 19:36 WIB
loading...
Pembalap asal Italia Francesco Pecco Bagnaia bergabung dengan tim pabrikan Ducati, musim ini. foto : crash
A
A
A
JEREZ - Francesco 'Pecco' Bagnaia menyadari tekanan besar menyertai dibalik keputusannya hijrah ke tim pabrikan Ducati. Pasalnya, tim asal Italia itu dipastikan menuntut pembalapnya bisa memenangkan balapan dan merebut gelar juara dunia MotoGP .
Bagnaia akan menjalani debutnya bersama tim utama setelah menjalani musim bersama Pramac Racing pada tahun lalu. Ketika itu, dia tampil tidak terlalu konsisten dengan hanya menyelesaikan musim di posisi 16 klasemen. Bahkan dari 14 seri yang berlangsung, dia hanya finis di lima balapan, termasuk podium kedua di San Marino.
Baca juga : Ferrari Izinkan Sainz dan Leclerc Saling Jegal di F1 2021
Tidak hanya itu, Bagnaia juga sempat mengalami cedera patah kaki dan membuatnya absen di tiga balapan. Ketika itu, dia terjatuh saat menjalani latihan bebas pertama di GP Republik Ceko sehingga harus melewati dua balapan di Austria.
Kini, kondisi itu tentu tak boleh terulang dan Bagnaia berharap bisa tampil lebih konsisten. Apalagi, juara dunia Moto2 2018 ini menyadari bahwa timnya pasti menginginkan hasil terbaik pada MotoGP tahun ini. Namun, dia berharap hal tersebut tidak menjadi beban untuknya, dan memilih fokus terlebih dulu mencari kemenangan pertamanya di ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.
Bagnaia akan menjalani debutnya bersama tim utama setelah menjalani musim bersama Pramac Racing pada tahun lalu. Ketika itu, dia tampil tidak terlalu konsisten dengan hanya menyelesaikan musim di posisi 16 klasemen. Bahkan dari 14 seri yang berlangsung, dia hanya finis di lima balapan, termasuk podium kedua di San Marino.
Baca juga : Ferrari Izinkan Sainz dan Leclerc Saling Jegal di F1 2021
Tidak hanya itu, Bagnaia juga sempat mengalami cedera patah kaki dan membuatnya absen di tiga balapan. Ketika itu, dia terjatuh saat menjalani latihan bebas pertama di GP Republik Ceko sehingga harus melewati dua balapan di Austria.
Kini, kondisi itu tentu tak boleh terulang dan Bagnaia berharap bisa tampil lebih konsisten. Apalagi, juara dunia Moto2 2018 ini menyadari bahwa timnya pasti menginginkan hasil terbaik pada MotoGP tahun ini. Namun, dia berharap hal tersebut tidak menjadi beban untuknya, dan memilih fokus terlebih dulu mencari kemenangan pertamanya di ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.
Lihat Juga :