Ini Posisi Awal Matthijs de Ligt Saat Memulai Karier
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:57 WIB
loading...
A
A
A
Mereka adalah Leonardo Bonucci dan kapten Giorgio Chiellini yang dinilainya memiliki kemampuan hebat. “Bonucci adalah bek yang kuat, dia memiliki visi yang hebat dan sangat bagus dalam menguasai bola. Dia bisa melakukan operan panjang dan pendek secara akurat. Sedangkan Chiellini sangat luar biasa, saya belum pernah melihat orang seperti dia. Penempatan posisinya sangat bagus,” puji De Ligt.
Menurut De Ligt, di Juve dia belajar banyak hal secara taktik sejak datang ke Italia. Dia menilai memiliki pengalaman mengenai sistem permainan berbeda membuatnya tumbuh menjadi pemain lebih baik. Mendapatkan banyak pengalaman selama bersama Juve membuat De Ligt bersemangat untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Bek bertinggi 189 cm itu menegaskan La Vecchia Signora, termasuk Serie A.
Meski saat ini tertinggal delapan poin dari Inter Milan yang memuncaki klasemen sementara (53 poin), De Ligt mengindikasikan timnya akan berjuang hingga akhir. “Ini musim yang hebat bagi para penggemar, karena ada begitu banyak tim yang mengumpulkan beberapa poin. Juve selalu memulai sebagai favorit Serie A, tetapi tahun ini ada lebih banyak persaingan. Kami kehilangan poin di awal musim melawan klub-klub kecil, tapi saya pikir itu juga karena kami sedang beradaptasi dengan sepak bola Pirlo,” tandas De Ligt.
Menurut De Ligt, di Juve dia belajar banyak hal secara taktik sejak datang ke Italia. Dia menilai memiliki pengalaman mengenai sistem permainan berbeda membuatnya tumbuh menjadi pemain lebih baik. Mendapatkan banyak pengalaman selama bersama Juve membuat De Ligt bersemangat untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Bek bertinggi 189 cm itu menegaskan La Vecchia Signora, termasuk Serie A.
Meski saat ini tertinggal delapan poin dari Inter Milan yang memuncaki klasemen sementara (53 poin), De Ligt mengindikasikan timnya akan berjuang hingga akhir. “Ini musim yang hebat bagi para penggemar, karena ada begitu banyak tim yang mengumpulkan beberapa poin. Juve selalu memulai sebagai favorit Serie A, tetapi tahun ini ada lebih banyak persaingan. Kami kehilangan poin di awal musim melawan klub-klub kecil, tapi saya pikir itu juga karena kami sedang beradaptasi dengan sepak bola Pirlo,” tandas De Ligt.
(ruf)
Lihat Juga :