Akibat Pandemi Covid-19, Giliran Liga Skotlandia Dihentikan
Sabtu, 18 April 2020 - 11:40 WIB
loading...
Pelatih Rangers Steven Gerrard menjadi salah satu orang yang kecewa dengan keputusan penghentian Liga Skotlandia. Foto/Reuters
A
A
A
GLASGOW - Liga Skotlandia musim kompetisi 2019/2020 dipastikan tidak berlanjut. Belum membaiknya situasi akibat pandemi Covid-19 menjadi alasan utama semua pihak yang terkait menghentikan kompetisi.
Liga Skotlandia, League One dan League Two, musim ini diputuskan dihentikan setelah sebagian besar klub memilih mendukung proposal Liga Sepak Bola Profesional Skotlandia (SPFL) pada Rabu (15/4). Namun, keputusan tersebut membuat kecewa dua klub, Glasgow Rangers dan Hearts.
The Gers, julukan Rangers, menjadi klub yang paling keras. Mereka telah mengklaim bahwa resolusi SPFL mengakhiri musim ini di tengah jalan adalah hasil dari proses menyesatkan dan sangat cacat. Pelatih Rangers Steven Gerrard menyerukan penyelidikan SPFL yang dianggapnya telah melakukan kekacauan mutlak.
Sebanyak 42 klub profesional Skotlandia yang tergabung dalam Liga Profesional Skotlandia (SPFL) mengadakan pemungutan suara digital terkait untuk menghentikan langsung tiga divisi bawah. Selain itu, voting juga mengambil keputusan serupa di kasta tertinggi apabila sudah jelas terdapat fakta bahwa kompetisi tidak bisa dilanjutkan karena pandemi virus korona atau yang biasa disebut Covid-19.
Hasil mayoritas suara tersebut berarti Dundee United akan menjuarai Divisi Championship, Raith Rovers di League One dan Cove Rangers di League Two. Sementara Liga Primer Skotlandia yang saat ini dipimpin Celtic dengan jarak keunggulan 13 poin atas Rangers, yang berada di urutan kedua, baru akan diputuskan berhenti pada 23 April 2020.
Rangers masih menginginkan penyelidikan independen dan penangguhan Kepala Eksekutif SPFL Neil Doncaster dan penasihat hukum Rod McKenzie. Mereka bersikeras akan terus memeriksa semua opsi hukum untuk mencoba dan menyelesaikan musim 2019/2020.
Liga Skotlandia, League One dan League Two, musim ini diputuskan dihentikan setelah sebagian besar klub memilih mendukung proposal Liga Sepak Bola Profesional Skotlandia (SPFL) pada Rabu (15/4). Namun, keputusan tersebut membuat kecewa dua klub, Glasgow Rangers dan Hearts.
The Gers, julukan Rangers, menjadi klub yang paling keras. Mereka telah mengklaim bahwa resolusi SPFL mengakhiri musim ini di tengah jalan adalah hasil dari proses menyesatkan dan sangat cacat. Pelatih Rangers Steven Gerrard menyerukan penyelidikan SPFL yang dianggapnya telah melakukan kekacauan mutlak.
Sebanyak 42 klub profesional Skotlandia yang tergabung dalam Liga Profesional Skotlandia (SPFL) mengadakan pemungutan suara digital terkait untuk menghentikan langsung tiga divisi bawah. Selain itu, voting juga mengambil keputusan serupa di kasta tertinggi apabila sudah jelas terdapat fakta bahwa kompetisi tidak bisa dilanjutkan karena pandemi virus korona atau yang biasa disebut Covid-19.
Hasil mayoritas suara tersebut berarti Dundee United akan menjuarai Divisi Championship, Raith Rovers di League One dan Cove Rangers di League Two. Sementara Liga Primer Skotlandia yang saat ini dipimpin Celtic dengan jarak keunggulan 13 poin atas Rangers, yang berada di urutan kedua, baru akan diputuskan berhenti pada 23 April 2020.
Rangers masih menginginkan penyelidikan independen dan penangguhan Kepala Eksekutif SPFL Neil Doncaster dan penasihat hukum Rod McKenzie. Mereka bersikeras akan terus memeriksa semua opsi hukum untuk mencoba dan menyelesaikan musim 2019/2020.
Lihat Juga :