Jadwal Baru Tour de France Jadi Angin Segar Para Pembalap
Sabtu, 18 April 2020 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Selain dua event tersebut, Froome juga membuka peluang berlomba di Giro d'Italia dan Vuelta a Espan. UCI memang belum mengungkap jadwal kedua event itu. Namun, besar kemungkinan Giro akan berlangsung Oktober. Sementara Vuelta digelar November.
Bukan hanya Froome, rekan setimnya asal Kolombia Egan Bernal juga mengaku sangat senang jadwal TdF 2020 akhirnya telah resmi dikeluarkan. Dia sempat berhenti berlatih karena tidak adanya kepastian kapan ajang balap sepeda paling tua di dunia tersebut akan diselenggarakan. “Saya berhenti berlatih, baik secara fisik dan mental. Saya telah melakukan persiapan untuk lomba Paris-Nice (ajang pemanasan sebelum Tour de France), lalu saya kembali berlatih di Kolombia," ucapnya.
Sekarang, Bernal bakal menyusun ulang program demi mewujudkan ambisinya mempertahankan gelar yang diraihnya pada tahun lalu. Penyesuaian juga harus dilakukan karena dirinya hanya memiliki waktu empat bulan melakukan latihan yang dinilai sulit karena adanya pandemi virus corona.
Dia mengakui melakukan latihan dengan sangat terbatas dan hanya bisa dilakukan di sekitar rumahnya. “Kami memiliki lebih dari empat bulan untuk kembali ke kondisi 100%. Ini saatnya memikirkan ulang semua program latihan dengan motivasi yang lebih tinggi dari sebelumnya," ungkapnya.
Musim lalu, pesepeda berusia 23 tahun ini untuk pertama kali sukses menjadi juara klasifikasi umum Tour de France. Bernal melibas 21 etape dengan catatan waktu tercepat, yakni 82 jam 57 menit. Ia mengalahkan rekan satu timnya, Graint Thomas, dengan selisih waktu 1 menit 11 detik. (Raikhul Amar)
Bukan hanya Froome, rekan setimnya asal Kolombia Egan Bernal juga mengaku sangat senang jadwal TdF 2020 akhirnya telah resmi dikeluarkan. Dia sempat berhenti berlatih karena tidak adanya kepastian kapan ajang balap sepeda paling tua di dunia tersebut akan diselenggarakan. “Saya berhenti berlatih, baik secara fisik dan mental. Saya telah melakukan persiapan untuk lomba Paris-Nice (ajang pemanasan sebelum Tour de France), lalu saya kembali berlatih di Kolombia," ucapnya.
Sekarang, Bernal bakal menyusun ulang program demi mewujudkan ambisinya mempertahankan gelar yang diraihnya pada tahun lalu. Penyesuaian juga harus dilakukan karena dirinya hanya memiliki waktu empat bulan melakukan latihan yang dinilai sulit karena adanya pandemi virus corona.
Dia mengakui melakukan latihan dengan sangat terbatas dan hanya bisa dilakukan di sekitar rumahnya. “Kami memiliki lebih dari empat bulan untuk kembali ke kondisi 100%. Ini saatnya memikirkan ulang semua program latihan dengan motivasi yang lebih tinggi dari sebelumnya," ungkapnya.
Musim lalu, pesepeda berusia 23 tahun ini untuk pertama kali sukses menjadi juara klasifikasi umum Tour de France. Bernal melibas 21 etape dengan catatan waktu tercepat, yakni 82 jam 57 menit. Ia mengalahkan rekan satu timnya, Graint Thomas, dengan selisih waktu 1 menit 11 detik. (Raikhul Amar)
(ysw)
Lihat Juga :