PSG Dikalahkan Nantes, Pochettino Salahkan Maling yang Satroni Rumah Di Maria
Senin, 15 Maret 2021 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Pergantian ini dilakukan Pochettino setelah mendengar kabar bahwa rumah Di Maria kemalingan. Setelah diganti, mantan pemain Real Madrid itu langsung bergegas meninggalkan lapangan dan pulang ke tempat tinggalnya.
Soalnya, istri dan dua putri Di Maria yang masih kecil diketahui berada di rumah saat insiden itu terjadi. Apalagi, aksi kriminal ini sempat dikabarkan berlangsung brutal hingga membuat banyak pihak panik. Kabarnya kala itu, keluarganya disandera para penjahat.
Apa yang menimpa Di Maria rupanya diketahui para pemain PSG lainnya yang kemudian memengaruhi penampilan di lapangan. Tuan rumah yang sejatinya membutuhkan poin penuh harus tersungkur karena Moses Simon mencetak gol kemenangan bagi Nantes di menit ke-71.
"Ada situasi di luar sepak bola yang juga memengaruhi babak kedua. Itu bukan alasan. Tapi, itu membuat energi para pemain di lapangan berkurang,” ujar Pochettino, sebagaimana dikutip dari Daily Star.
"Ya tentu saja kami sangat kecewa. Di babak pertama, saya pikir itu bagus dan kami memulai babak kedua dengan baik, tetapi kami kebobolan dan permainan mulai terbuka dan menjadi lebih menuntut fisik,” lanjut mantan pelatih Tottenham Hotspur itu.
Soalnya, istri dan dua putri Di Maria yang masih kecil diketahui berada di rumah saat insiden itu terjadi. Apalagi, aksi kriminal ini sempat dikabarkan berlangsung brutal hingga membuat banyak pihak panik. Kabarnya kala itu, keluarganya disandera para penjahat.
Apa yang menimpa Di Maria rupanya diketahui para pemain PSG lainnya yang kemudian memengaruhi penampilan di lapangan. Tuan rumah yang sejatinya membutuhkan poin penuh harus tersungkur karena Moses Simon mencetak gol kemenangan bagi Nantes di menit ke-71.
"Ada situasi di luar sepak bola yang juga memengaruhi babak kedua. Itu bukan alasan. Tapi, itu membuat energi para pemain di lapangan berkurang,” ujar Pochettino, sebagaimana dikutip dari Daily Star.
"Ya tentu saja kami sangat kecewa. Di babak pertama, saya pikir itu bagus dan kami memulai babak kedua dengan baik, tetapi kami kebobolan dan permainan mulai terbuka dan menjadi lebih menuntut fisik,” lanjut mantan pelatih Tottenham Hotspur itu.
Lihat Juga :