Dewa Kipas Beber Alasan Dirinya Kalah dari GM Irene Kharisma
Senin, 22 Maret 2021 - 20:01 WIB
loading...
Dewa Kipas Beber Alasan Dirinya Kalah dari GM Irene Kharisma. Foto: Tangkapan Laayr.Youtube
A
A
A
JAKARTA - Dadang Subur alias Dewa Kipas harus mengakui kehebatan Grand Master (GM) catur, Irene Kharisma Sukandar saat berduel di kediaman Deddy Corbuzier, pada Senin (22/3/2021). Dadang Subur kalah telak 0-3 pada pertarungan persahabatan catur tersebut.
Sebenarnya pertarungan catur itu direncanakan berlangsung selama empat ronde. Namun, karena Dadang Subur sudah kalah di tiga ronde secara beruntun, ia pun memutuskan menyerah di ronde ketiga tersebut.
Baca Juga: Dewa Kipas Kalah Telak di Tangan Grand Master Irene Kharisma
Dadang Subur lantas mengakui kekalahannya tersebut. Dadang Subur merasa Irene memang pantas mendapatkan gelar Grand Master Catur karena ia sudah merasakan sendiri kehebatan perempuan kelahiran 7 April 1992 tersebut.
Dadang Subur sendiri menilai ia memang banyak kesalahan saat tampil menghadapi Irene. Dadang Subur merasa terlalu banyak melakukan blunder yang tentunya menguntungkan Irene.
Beberapa kali gara-gara blundernya tersebut Dadang Subur kehilangan perwiranya dengan mudah. Malahan gara-gara kesalahannya itu, Dadang Subur lebih banyak menyerah ketika pertarungan masih berlangsung lantaran ia pun tahu bahwa peluangnya untuk menang sudah tidak ada.
“Permainan mbak Irene sangat bagus, pertahanannya sangat kukuh. Saya gak ada peluang sama sekali. Waktu saya tunggu, saya gak biasa bermain 10 menit gitu kan,” ungkap Dadang Subur saat ditanyakan perasaannya oleh Deddy Corbuzier usai duelnya berakhir, Senin (22/3/2021).
Sebenarnya pertarungan catur itu direncanakan berlangsung selama empat ronde. Namun, karena Dadang Subur sudah kalah di tiga ronde secara beruntun, ia pun memutuskan menyerah di ronde ketiga tersebut.
Baca Juga: Dewa Kipas Kalah Telak di Tangan Grand Master Irene Kharisma
Dadang Subur lantas mengakui kekalahannya tersebut. Dadang Subur merasa Irene memang pantas mendapatkan gelar Grand Master Catur karena ia sudah merasakan sendiri kehebatan perempuan kelahiran 7 April 1992 tersebut.
Dadang Subur sendiri menilai ia memang banyak kesalahan saat tampil menghadapi Irene. Dadang Subur merasa terlalu banyak melakukan blunder yang tentunya menguntungkan Irene.
Beberapa kali gara-gara blundernya tersebut Dadang Subur kehilangan perwiranya dengan mudah. Malahan gara-gara kesalahannya itu, Dadang Subur lebih banyak menyerah ketika pertarungan masih berlangsung lantaran ia pun tahu bahwa peluangnya untuk menang sudah tidak ada.
“Permainan mbak Irene sangat bagus, pertahanannya sangat kukuh. Saya gak ada peluang sama sekali. Waktu saya tunggu, saya gak biasa bermain 10 menit gitu kan,” ungkap Dadang Subur saat ditanyakan perasaannya oleh Deddy Corbuzier usai duelnya berakhir, Senin (22/3/2021).
Lihat Juga :