Ronaldinho Ditahan di Kamar Hotel 30x15 meter Bertarif Rp5,4 Juta per Malam
Sabtu, 18 April 2020 - 22:03 WIB
loading...
A
A
A
Ronaldinho dan Roberto termasuk di antara 16 tersangka dalam penyelidikan antikorupsi. Dia ditangkap pada 6 Maret karena menggunakan paspor Paraguay yang diduga palsu untuk memasuki negara itu dari Brasil, mereka menghadapi tuntutan lima tahun penjara jika terbukti bersalah.
Ronaldinho sempat mendekam di sel polisi selama 30 hari pertama penahanan mereka, sebelum pengadilan memerintahkan dibebaskan menjadi tahanan rumah di Palmaroga awal bulan ini.
"Fakta bahwa hotel tersebut dimiliki Barcelona Group yang berbasis di Spanyol, yang memiliki proyek konstruksi di Paraguay, adalah sebuah 'kebetulan murni' dan tidak ada hubungannya dengan mantan klub bintang itu," Yegros menjelaskan.
Namun, mantan pemain AC Milan dan Paris Saint-Germain itu dicegah menerima pengunjung di hotel di bawah protokol Paraguay melawan virus corona, yang secara resmi memiliki 161 orang yang terinfeksi hingga Jumat (17/4/2020), dengan delapan kematian.
Pengacara Ronaldinho dari Brasil, Sergio Queiroz mengatakan tidak ada dasar hukum untuk penahanannya. "Itu ilegal, abusif" katanya. "Mereka (Ronaldinho dan Roberto) tidak tahu bahwa dokumen yang mereka miliki adalah ilegal."
"Tinggalkan Ronaldinho sendirian," kata mantan pemenang Piala Dunia Argentina Jorge Valdano, yang sekarang menjadi pelatih di Spanyol. "Satu-satunya tempat Ronaldinho berperilaku seperti pembuat onar adalah di lapangan," katanya kepada sebuah koran Madrid.
Ronaldinho sempat mendekam di sel polisi selama 30 hari pertama penahanan mereka, sebelum pengadilan memerintahkan dibebaskan menjadi tahanan rumah di Palmaroga awal bulan ini.
"Fakta bahwa hotel tersebut dimiliki Barcelona Group yang berbasis di Spanyol, yang memiliki proyek konstruksi di Paraguay, adalah sebuah 'kebetulan murni' dan tidak ada hubungannya dengan mantan klub bintang itu," Yegros menjelaskan.
Namun, mantan pemain AC Milan dan Paris Saint-Germain itu dicegah menerima pengunjung di hotel di bawah protokol Paraguay melawan virus corona, yang secara resmi memiliki 161 orang yang terinfeksi hingga Jumat (17/4/2020), dengan delapan kematian.
Pengacara Ronaldinho dari Brasil, Sergio Queiroz mengatakan tidak ada dasar hukum untuk penahanannya. "Itu ilegal, abusif" katanya. "Mereka (Ronaldinho dan Roberto) tidak tahu bahwa dokumen yang mereka miliki adalah ilegal."
"Tinggalkan Ronaldinho sendirian," kata mantan pemenang Piala Dunia Argentina Jorge Valdano, yang sekarang menjadi pelatih di Spanyol. "Satu-satunya tempat Ronaldinho berperilaku seperti pembuat onar adalah di lapangan," katanya kepada sebuah koran Madrid.
Lihat Juga :