Sedihnya Valentino Rossi Berpisah dengan Yamaha di Masa Sulit
Kamis, 21 Mei 2020 - 18:13 WIB
loading...
Valentino Rossi merasa sedih harus berpisah dengan Yamaha di masa sulit. Foto : MotoGP
A
A
A
TAVULLIA - Valentino Rossi mengaku sedih harus berpisah dengan Yamaha di tengah masa sulit. Rossi dipastikan musim depan sudah tak lagi jadi andalan tim pabrikan setelah mereka menunjuk Fabio Quartararo sebagai pengganti.
The Doctor memang belum memutuskan pensiun dan beruntung tim satelit Yamaha-SRT sudi menggunakan jasanya. Namun Rossi sendiri dalam wawancara dengan MotoGP, Kamis (21/5/2020), mengatakan dirinya masih punya hasrat untuk meneruskan kariernya.
"Saya ingin melanjutkan tetapi hanya jika saya kuat. Rencana saya sangat jelas. Ubah beberapa hal dalam tim dan tunggu sampai musim panas untuk melihat apakah saya bisa lebih kompetitif dari tahun lalu," kata Rossi.
Sialnya di MotoGP 2020 ini Rossi tak bisa mengukur kemampuannya. Semua lomba ditangguhkan bahkan ada yang dibatalkan karena pandemi virus corona. Kondisi inilah yang membuat Rossi seperti terjebak di tanah tak bertuan.
"Sedihnya, dengan situasi ini, saya harus memutuskan tanpa bisa balapan. Tiba-tiba lebih sulit, saya harus berpikir lebih banyak untuk melihat apakah saya masih memiliki kekuatan dan motivasi yang sama."
The Doctor memang belum memutuskan pensiun dan beruntung tim satelit Yamaha-SRT sudi menggunakan jasanya. Namun Rossi sendiri dalam wawancara dengan MotoGP, Kamis (21/5/2020), mengatakan dirinya masih punya hasrat untuk meneruskan kariernya.
"Saya ingin melanjutkan tetapi hanya jika saya kuat. Rencana saya sangat jelas. Ubah beberapa hal dalam tim dan tunggu sampai musim panas untuk melihat apakah saya bisa lebih kompetitif dari tahun lalu," kata Rossi.
Sialnya di MotoGP 2020 ini Rossi tak bisa mengukur kemampuannya. Semua lomba ditangguhkan bahkan ada yang dibatalkan karena pandemi virus corona. Kondisi inilah yang membuat Rossi seperti terjebak di tanah tak bertuan.
"Sedihnya, dengan situasi ini, saya harus memutuskan tanpa bisa balapan. Tiba-tiba lebih sulit, saya harus berpikir lebih banyak untuk melihat apakah saya masih memiliki kekuatan dan motivasi yang sama."
Lihat Juga :