Joan Mir Murka Marquez Pakai Taktik Berbahaya Saat Kualifikasi GP Portugal
Minggu, 18 April 2021 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Ini memungkinkan Marquez untuk mengait ke bagian belakang Mir dan menggunakannya untuk menjadi yang teratas di sesi awal kualifikasi. Pembalap berusia 28 tahun itu akhirnya menguasai Q1 setelah menyelesaikan semua lap.
Sementara Mir melanjutkan hingga Q2 dimana akhirnya hanya menempati posisi sembilan, tiga grid dibelakang Marquez. Setelah kualifikasi, Mir tidak senang dengan taktik Marquez, yang menurutnya akan mendapat hukuman seandainya terjadi di Moto3.
"Kami tahu bahwa Marc Marquez suka melakukan hal-hal ini. Hari ini dia melakukannya dengan saya dan di lain waktu dia melakukannya dengan orang lain. Dia suka tertinggal dalam kualifikasi dan memainkan permainan ini," kata Mir, dilansir autosport.
“Di Moto3 dia bisa mendapat penalti, dan begitulah adanya. Saya menempuh jalan saya sendiri, itu tidak membuat saya gugup. Saya tetap melakukan waktu saya, saya memberi 100% dan begitulah adanya. Tapi jika kami memainkan permainan itu, dia akan berada jauh di depan,” lanjutnya.
Mir mengatakan tidak berpikir Marquez harus dihukum atas apa yang terjadi saat kualifikasi. Tetapi, menurutnya itu adalah sesuatu yang secara umum harus disertai dengan hukuman. Sebab, itu bisa membahayakan pembalap lain.
“Dia memotong, dia tertinggal, dia mengganggu saya pada lap pertama karena dia memulai dengan lambat. Saya kehilangan lap saya. Lalu, dia melepaskan, dia memanfaatkan roda [belakang] saya ... ini adalah penalti di Moto3 , dan mungkin juga di Moto2. Tapi belum di sini di MotoGP,” jelasnya.
Sementara Mir melanjutkan hingga Q2 dimana akhirnya hanya menempati posisi sembilan, tiga grid dibelakang Marquez. Setelah kualifikasi, Mir tidak senang dengan taktik Marquez, yang menurutnya akan mendapat hukuman seandainya terjadi di Moto3.
"Kami tahu bahwa Marc Marquez suka melakukan hal-hal ini. Hari ini dia melakukannya dengan saya dan di lain waktu dia melakukannya dengan orang lain. Dia suka tertinggal dalam kualifikasi dan memainkan permainan ini," kata Mir, dilansir autosport.
“Di Moto3 dia bisa mendapat penalti, dan begitulah adanya. Saya menempuh jalan saya sendiri, itu tidak membuat saya gugup. Saya tetap melakukan waktu saya, saya memberi 100% dan begitulah adanya. Tapi jika kami memainkan permainan itu, dia akan berada jauh di depan,” lanjutnya.
Mir mengatakan tidak berpikir Marquez harus dihukum atas apa yang terjadi saat kualifikasi. Tetapi, menurutnya itu adalah sesuatu yang secara umum harus disertai dengan hukuman. Sebab, itu bisa membahayakan pembalap lain.
“Dia memotong, dia tertinggal, dia mengganggu saya pada lap pertama karena dia memulai dengan lambat. Saya kehilangan lap saya. Lalu, dia melepaskan, dia memanfaatkan roda [belakang] saya ... ini adalah penalti di Moto3 , dan mungkin juga di Moto2. Tapi belum di sini di MotoGP,” jelasnya.
Lihat Juga :