FA dan UEFA Gelar Pertemuan Bahas Pemindahan Lokasi Final Liga Champions
Senin, 10 Mei 2021 - 12:04 WIB
loading...
FA kemungkinan bakal menyodorkan Stadion Wembley sebagai pengganti lokasi final Liga Champions 2020/2021 yang pertemukan Chelsea versus Manchester City, akhir bulan ini / Foto: Sky Sports
A
A
A
LONDON - Asosiasi Sepak Bola Eropa dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dijadwalkan bakal mengadakan pertemuan untuk membahas mengenai pemindahan tempat final Liga Champions di London, Senin (10/5/2021). Wembley kemungkinan besar akan menjadi tempat pertandingan laga pemungkas jika pertandingan antara Chelsea dan Manchester City dipindahkan ke Inggris.
Pertemuan darurat ini dilakukan lantaran Turki saat ini tengah berada dalam zona merah alias negara berisiko penularan Covid-19. Sementara pemerintah Inggris sepertinya was-was jika penggemar Chelsea dan Manchester City bakal melakukan perjalanan ke Stadion Ataturk, Istanbul, akhir bulan ini.
Pembatasan perjalanan luar negeri diatur untuk dilonggarkan pada 17 Mei, tetapi tidak dengan Turki. Pemerintah Inggris menambahkannya dalam daftar negara yang masuk zona merah dengan kasus Covid-19 yang meningkat di negara Eurasia.
BACA JUGA: Digunduli AC Milan Pirlo Ogah Mundur dari Pelatih Juventus
Warga negara Inggris yang kembali dari negara 'daftar merah' diharuskan untuk melakukan karantina di hotel yang disetujui Pemerintah selama 10 hari. Menurut laporan Sky Sports, hasil dari pertemuan itu baru diketahui pada Selasa (11/5).
Sekretaris transportasi Grant Shapps telah memberi tahu para penggemar untuk tidak melakukan perjalanan ke Turki dan mengonfirmasi FA telah mendekati UEFA untuk membahas perihal pemindahan lokasi final Liga Champions, akhir bulan ini.
BACA JUGA: Usai Permak Juventus, Milan Bidik Torino
Pertemuan darurat ini dilakukan lantaran Turki saat ini tengah berada dalam zona merah alias negara berisiko penularan Covid-19. Sementara pemerintah Inggris sepertinya was-was jika penggemar Chelsea dan Manchester City bakal melakukan perjalanan ke Stadion Ataturk, Istanbul, akhir bulan ini.
Pembatasan perjalanan luar negeri diatur untuk dilonggarkan pada 17 Mei, tetapi tidak dengan Turki. Pemerintah Inggris menambahkannya dalam daftar negara yang masuk zona merah dengan kasus Covid-19 yang meningkat di negara Eurasia.
BACA JUGA: Digunduli AC Milan Pirlo Ogah Mundur dari Pelatih Juventus
Warga negara Inggris yang kembali dari negara 'daftar merah' diharuskan untuk melakukan karantina di hotel yang disetujui Pemerintah selama 10 hari. Menurut laporan Sky Sports, hasil dari pertemuan itu baru diketahui pada Selasa (11/5).
Sekretaris transportasi Grant Shapps telah memberi tahu para penggemar untuk tidak melakukan perjalanan ke Turki dan mengonfirmasi FA telah mendekati UEFA untuk membahas perihal pemindahan lokasi final Liga Champions, akhir bulan ini.
BACA JUGA: Usai Permak Juventus, Milan Bidik Torino
Lihat Juga :