alexametrics

Terungkap, Pochetino Tak Menaruh Dendam pada Mourinho

loading...
Terungkap, Pochetino Tak Menaruh Dendam pada Mourinho
Mauricio Pochettino (kanan) mengaku tak pernah menaruh dendam pada Jose Mourinho meski sudah menggusurnya dari posisi pelatih Tottenham. Foto : Mirror
A+ A-
LONDON - Terungkap fakta baru mengenai hubungan Mauricio Pochettino dan Jose Mourinho. Meski di depak posisinya oleh Mourinho, Pochettino sama sekali tak menaruh dendam.

Seperti diketahui bersama, Tottenham Hotspur memecat Pochettino pada November 2019. Padahal pelatih asal Argentina itu sukses membawa Spurs musim sebelumnya ke final Liga Champions sebelum dikalahkan Liverpool.

Sialnya peringkat di Liga Primer Inggris yang jadi alasan utama manajemen Si Lili Putih mendepak Pochettino. Mereka tak bisa menerima kalau Spurs hanya ada di peringkat 14.



Sebagai gantinya Mourinho direkrut. Di bawah kendali Mourinho prestasi di dalam negeri memang perlahan naik. Tapi tidak di Liga Champions dan Piala FA setelah Spurs tersingkir.

Dalam sebuah wawancara yang dikutip Foxsport, Sabtu (23/5/2020), Pochettino mengaku sama sekali tak mempersoalkan posisinya digantikan Mourinho apalagi sampai dendam. "Tidak (dendam). Dengar, dengan Jose, kita sudah saling kenal sejak lama," katanya.

Pochettino mengisahkan kedekatannya dengan Mourinho ketika masih sama-sama berkarier di LaLiga Spanyol. Bahkan soal suksesi ini pernah juga menerpa keduanya saat Pochettino dikaitkan dengan kursi kepalatihan Mourinho di Real Madrid. Bahkan kedua pihak dikabarkan sudah sempat bertemu untuk membahas kemungkinan tersebut.

"Anak-anak saya tidur di Espanyol setiap malam sehingga sangat sulit bagi saya untuk berpikir tentang berganti klub," kata Pochettino.

Bukti lain soal kedekatan keduanya terjadi saat Espanyol akan bertemu Real Madrid. Mourinho menunjukkan rasa terima kasihnya dengan menghadirkan hadiah kepada Pochettino menjelang pertandingan. "Itu adalah sebotol anggur merah Prancis yang sangat bagus untuk saya dan dua mainan Real Madrid, Jose berkata: 'Oke, ini untuk dipakai anak-anak Anda mulai sekarang."

"Kami telah menjaga hubungan yang baik sejak saat itu dan saya sangat senang dia berada di Tottenham, menggantikan saya. Saya juga senang telah meninggalkan klub dalam kondisi kami meninggalkannya dan pastinya dia sangat berterima kasih atas cara kami membantu membangun klub, yang sekarang adalah klubnya."

"Saya selalu berpikir saya akan menggantikannya. Dia berada di Real Madrid. Saya berkata: 'Oh, mungkin suatu hari saya bisa menggantikan Anda di Real Madrid.' Tetapi lihatlah bagaimana kehidupan berjalan. Dia telah mengambil tempat saya di Tottenham. Sulit dipercaya," pungkasnya.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak