Whyte: Ayo Bertarung Fury, Kamu Raja Atau Pengecut?
Sabtu, 23 Mei 2020 - 14:25 WIB
loading...
Whyte: Ayo Bertarung Tyson Fury, Kamu Raja Atau Pengecut?/Sky Sports
A
A
A
MANCHESTER - Dillian Whyte mengirim tantangan perang kepada Tyson Fury untuk menjalani pertarungan wajib tinju Kelas Berat WBC. Whyte melayangkan tantangan itu karena dilanda frustrasi karena harus menunggu duel ketiga Fury vs Deontay Wilder.
Whyte yang merupakan juara interim WBC mendapat jaminan untuk bertarung dalam perebutan sabuk WBC pada Februari 2021. Tapi, karena Wilder menghidupkan klausul kontrak pertarungan ketiga, peluang mandatory melawan Fury tertunda. "Dia hanya perlu berhenti berbicara omong kosong dan mari kita bertarung. Ini akan menjadi pertarungan besar. Ayo kita bertarung,"kata Whyte kepada The Boxing Show di Sky Sports News dari kamp pelatihannya.
Dalam unggahan di Twitter, Whyte menegaskan tantangan perangnya terhadap Gypsy King untuk menjalani mandatory fight. Dia menyindir Fury seperti Wilder jika menghindari mandatory fight WBC. ’’Ayo, @Tyson_Fury kamu mencuri mandatoryku @wBCBoxing Bertarung denganku, kamu raja atau pengecut seperti @BronzeBomber ayo, bertarung @eddieHearn aku siap.’’
Fury merespons langsung serangan Whyte dengan menyatakan kesiapannya menjalani mandatory fight WBC. Dia siap melawan siapa pun termasuk duel unifikasi melawan Anthony Joshua. "Saya menjalani pertarungan ulang dengan Wilder, dan semoga kita akan bisa melayani Joshua bertarung, tetapi jika pertarungan itu tidak terjadi, maka ya, kita akan menghadapi Dillian Whyte. Mengapa tidak?,’’kata Fury.
Baca Juga: 3 Inspirasi Makeup Lebaran Ala Ayana Moon
Presiden WBC Mauricio Sulaiman bersikeras bahwa Whyte akan mendapat kesempatan bertarung dengan Fury sesuai tenggat waktu semula, meskipun jadwal olahraga itu terganggu oleh pandemi coronavirus yang sedang berlangsung. "Yah, dia (Dillian Whyte) adalah penantang wajib. Dia juara 'sementara' WBC dan tanggal yang ditetapkan untuk wajib berikutnya adalah Februari 2021 - dan begitulah caranya sekarang,’’jelas Sulaiman.
"WBC akan melihat pada setiap kategori, kejuaraan dan mandatory, dan setiap situasi yang berkaitan dengan setiap situasi khusus mengenai pandemi ini, tetapi Dilian Whyte adalah wajib untuk Februari 2021,"lanjutnya. Sulaiman mengatakan WBC tidak dapat mendorong Fury untuk menghadapi Whyte berikutnya, tetapi menegaskan kembali tenggat waktu untuk pertarungan gelar wajib WBC. "Tidak, tanggalnya adalah Februari 2021. Pertandingan ulang Wilder dengan Fury adalah situasi kontrak yang mereka miliki. Itu kontrak mereka sendiri, situasi mereka sendiri, secara hukum. Untuk WBC, yang wajib adalah Dillian Whyte untuk waktu yang ditentukan."
Whyte yang merupakan juara interim WBC mendapat jaminan untuk bertarung dalam perebutan sabuk WBC pada Februari 2021. Tapi, karena Wilder menghidupkan klausul kontrak pertarungan ketiga, peluang mandatory melawan Fury tertunda. "Dia hanya perlu berhenti berbicara omong kosong dan mari kita bertarung. Ini akan menjadi pertarungan besar. Ayo kita bertarung,"kata Whyte kepada The Boxing Show di Sky Sports News dari kamp pelatihannya.
Dalam unggahan di Twitter, Whyte menegaskan tantangan perangnya terhadap Gypsy King untuk menjalani mandatory fight. Dia menyindir Fury seperti Wilder jika menghindari mandatory fight WBC. ’’Ayo, @Tyson_Fury kamu mencuri mandatoryku @wBCBoxing Bertarung denganku, kamu raja atau pengecut seperti @BronzeBomber ayo, bertarung @eddieHearn aku siap.’’
Fury merespons langsung serangan Whyte dengan menyatakan kesiapannya menjalani mandatory fight WBC. Dia siap melawan siapa pun termasuk duel unifikasi melawan Anthony Joshua. "Saya menjalani pertarungan ulang dengan Wilder, dan semoga kita akan bisa melayani Joshua bertarung, tetapi jika pertarungan itu tidak terjadi, maka ya, kita akan menghadapi Dillian Whyte. Mengapa tidak?,’’kata Fury.
Baca Juga: 3 Inspirasi Makeup Lebaran Ala Ayana Moon
Presiden WBC Mauricio Sulaiman bersikeras bahwa Whyte akan mendapat kesempatan bertarung dengan Fury sesuai tenggat waktu semula, meskipun jadwal olahraga itu terganggu oleh pandemi coronavirus yang sedang berlangsung. "Yah, dia (Dillian Whyte) adalah penantang wajib. Dia juara 'sementara' WBC dan tanggal yang ditetapkan untuk wajib berikutnya adalah Februari 2021 - dan begitulah caranya sekarang,’’jelas Sulaiman.
"WBC akan melihat pada setiap kategori, kejuaraan dan mandatory, dan setiap situasi yang berkaitan dengan setiap situasi khusus mengenai pandemi ini, tetapi Dilian Whyte adalah wajib untuk Februari 2021,"lanjutnya. Sulaiman mengatakan WBC tidak dapat mendorong Fury untuk menghadapi Whyte berikutnya, tetapi menegaskan kembali tenggat waktu untuk pertarungan gelar wajib WBC. "Tidak, tanggalnya adalah Februari 2021. Pertandingan ulang Wilder dengan Fury adalah situasi kontrak yang mereka miliki. Itu kontrak mereka sendiri, situasi mereka sendiri, secara hukum. Untuk WBC, yang wajib adalah Dillian Whyte untuk waktu yang ditentukan."
Lihat Juga :