Mason Beberkan Cara Tottenham Hotspur Bisa Bangkit Saat Bentrok Leicester
Senin, 24 Mei 2021 - 04:30 WIB
loading...
Tottenham Hotspur menutup Liga Primer 2020/2021 dengan mengalahkan Leicester City 4-2. Ryan Mason (kiri) selaku pelatih interim membeberkan kunci sukses Spurs. Foto: reuters
A
A
A
LEICESTER - Tottenham Hotspur menutup Liga Primer 2020/2021 dengan meraih kemenangan 4-2 atas Leicester City di King Power Stadium, Minggu (23/5/2021). Ryan Mason selaku pelatih interim membeberkan apa yang membuat Spurs membalik keadaan.
Baca Juga: Liga Primer 2020/2021 Telah Usai; Ini Empat Wakil di Liga Champions Musim Depan
Pada pertandingan itu, dua penalti Jamie Vardy (18 dan 52) sempat membuat Leicester unggul 2-1. Tetapi, Tottenham bisa bangkit berkat brace Gareth Bale (87 dan 90+6), serta gol bunuh diri Kasper Schmeichel (76).
Setelah penalti kedua Vardy membalas gol Harry Kane, kepercayaan diri Tottenham sempat melorot. Tapi, Mason mengakui pasukannya bisa bangkit karena ada penonton yang datang. Meski fans lebih mendukung tuan rumah, para pemain Spurs ikut terpacu.
“Performa di babak kedua sungguh luar biasa. Kami menunjukkan kualitas yang mengesankan. Kami bermain berani dan agresif serta tampil sebagai tim. Banyak energi di tempat ini dan hal itu bisa dirasakan,” kata Mason dikutip BBC.
Baca Juga: Liga Primer 2020/2021 Telah Usai; Ini Empat Wakil di Liga Champions Musim Depan
Pada pertandingan itu, dua penalti Jamie Vardy (18 dan 52) sempat membuat Leicester unggul 2-1. Tetapi, Tottenham bisa bangkit berkat brace Gareth Bale (87 dan 90+6), serta gol bunuh diri Kasper Schmeichel (76).
Setelah penalti kedua Vardy membalas gol Harry Kane, kepercayaan diri Tottenham sempat melorot. Tapi, Mason mengakui pasukannya bisa bangkit karena ada penonton yang datang. Meski fans lebih mendukung tuan rumah, para pemain Spurs ikut terpacu.
“Performa di babak kedua sungguh luar biasa. Kami menunjukkan kualitas yang mengesankan. Kami bermain berani dan agresif serta tampil sebagai tim. Banyak energi di tempat ini dan hal itu bisa dirasakan,” kata Mason dikutip BBC.
Lihat Juga :