Wali Kota Jayapura Tolak PON Papua 2021, Menpora-KONI Buka Suara
Selasa, 25 Mei 2021 - 20:00 WIB
loading...
Wali Kota Jayapura Tolak PON Papua, Menpora dan KONI Buka Suara. Foto: MPI/Quadiliba Al-Farabi
A
A
A
JAKARTA - Rencana penolakan menjadi tuan rumah PON XX Papua oleh Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Manoditanggapi oleh KONI Pusat dan Menpora RI. Mereka sepakat menyelesaikan perkara ini secepat mungkin.
PON XX Papua yang rencananya berlangsung sepanjang 2 – 15 Oktober 2021 ini mendapatkan tantangan mendekati hari penyelenggaraan. Di antaranya, penolakan Kota Jayapura menjadi tuan rumah oleh pemimpin setempat karena merasa Pengurus Besar (PB) PON tak transparan.
Baca Juga: PB PON XX Papua 2021 Publikasikan Technical Hand Book
Wali Kota dan PB PON telah menggelar rapat pembahasan dan penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) selama empat hari di kota Jayapura. Namun dalam rapat kali ini, Tommy Mano merasa PB PON menutup-nutupi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada pihak pemerintah Kota Jayapura.
Alhasil, BTM sapaan akrab Benhur Tommy Minomengancam untuk tidak menjadi tuan rumah. Di mana semua penyelenggaraan diserahkan kepada PB PON agar pihaknya tidak mendapat sorotan dari Mendagri dan Presiden Joko Widodo.
"Makanya saya ambil keputusan tegas seperti ini, biar Kota Jayapura tidak menjadi tuan rumah, kami serahkan semuanya kepada PB PON. Supaya saya jangan disoroti oleh Mendagri dan Presiden Joko Widodo,”ucap BTM di Jayapura Senin 24 Mei 2021 lalu.
Atas hal ini, Ketua KONI Pusat, Marciano Norman bersama Menpora RI Zainudin Amali menilai ajang yang telah direncanakan sejak 2020 ini merupakan hasil persetujuan seluruh provinsi di Indonesia. PON merupakan ajang olahraga nasional yang tak bisa ditolak hanya dengan segelintir orang.
PON XX Papua yang rencananya berlangsung sepanjang 2 – 15 Oktober 2021 ini mendapatkan tantangan mendekati hari penyelenggaraan. Di antaranya, penolakan Kota Jayapura menjadi tuan rumah oleh pemimpin setempat karena merasa Pengurus Besar (PB) PON tak transparan.
Baca Juga: PB PON XX Papua 2021 Publikasikan Technical Hand Book
Wali Kota dan PB PON telah menggelar rapat pembahasan dan penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) selama empat hari di kota Jayapura. Namun dalam rapat kali ini, Tommy Mano merasa PB PON menutup-nutupi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada pihak pemerintah Kota Jayapura.
Alhasil, BTM sapaan akrab Benhur Tommy Minomengancam untuk tidak menjadi tuan rumah. Di mana semua penyelenggaraan diserahkan kepada PB PON agar pihaknya tidak mendapat sorotan dari Mendagri dan Presiden Joko Widodo.
"Makanya saya ambil keputusan tegas seperti ini, biar Kota Jayapura tidak menjadi tuan rumah, kami serahkan semuanya kepada PB PON. Supaya saya jangan disoroti oleh Mendagri dan Presiden Joko Widodo,”ucap BTM di Jayapura Senin 24 Mei 2021 lalu.
Atas hal ini, Ketua KONI Pusat, Marciano Norman bersama Menpora RI Zainudin Amali menilai ajang yang telah direncanakan sejak 2020 ini merupakan hasil persetujuan seluruh provinsi di Indonesia. PON merupakan ajang olahraga nasional yang tak bisa ditolak hanya dengan segelintir orang.
Lihat Juga :