Duka atas Meninggalnya Pembalap Moto3, Bagnaia: Harusnya MotoGP Dihentikan
Senin, 31 Mei 2021 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Bagnaia terjatuh di lap pertama hingga tak bisa melanjutkan balapan sampai garis finis. Baginya, balapan tersebut jadi salah satu hari terburuk dalam hidupnya.
“Saya tidak ingin berbicara tentang balapan, dalam hal apa pun, finis pertama atau terakhir. Tidak ada yang berubah. Yang tidak dapat saya terima adalah kami berlomba. Saya pikir kami seharusnya tidak melakukannya,” ujar Bagnaia, sebagaimana dikutip dari GP One, Senin (31/5/2021).
“Setelah berita itu, saya katakan kepada tim, kepada Davide Tardozzi, bahwa saya lebih memilih tidak balapan hari ini. Tetapi, ini adalah pekerjaan kami dan kami harus melakukannya,” lanjutnya.
“Hari ini sangat sulit untuk tidak membiarkan air mata jatuh. Saya berusaha berkonsentrasi, tetapi tidak mungkin untuk berkonsentrasi. Ini mungkin salah satu hari terburuk dalam hidup saya. Saya tidak menikmati hari ini karena ini tidak benar,” tutur Bagnaia.
“Jika hal yang sama terjadi pada seorang pembalap MotoGP, kami tidak akan balapan. Saya tidak senang dengan keputusan yang diambil seseorang untuk membiarkan kami balapan setelah berita seperti itu,” ujar pembalap asal Italia itu.
“Saya tidak ingin berbicara tentang balapan, dalam hal apa pun, finis pertama atau terakhir. Tidak ada yang berubah. Yang tidak dapat saya terima adalah kami berlomba. Saya pikir kami seharusnya tidak melakukannya,” ujar Bagnaia, sebagaimana dikutip dari GP One, Senin (31/5/2021).
“Setelah berita itu, saya katakan kepada tim, kepada Davide Tardozzi, bahwa saya lebih memilih tidak balapan hari ini. Tetapi, ini adalah pekerjaan kami dan kami harus melakukannya,” lanjutnya.
“Hari ini sangat sulit untuk tidak membiarkan air mata jatuh. Saya berusaha berkonsentrasi, tetapi tidak mungkin untuk berkonsentrasi. Ini mungkin salah satu hari terburuk dalam hidup saya. Saya tidak menikmati hari ini karena ini tidak benar,” tutur Bagnaia.
“Jika hal yang sama terjadi pada seorang pembalap MotoGP, kami tidak akan balapan. Saya tidak senang dengan keputusan yang diambil seseorang untuk membiarkan kami balapan setelah berita seperti itu,” ujar pembalap asal Italia itu.
(sha)
Lihat Juga :