Jack Miller Ogah Cawe-cawe Drama Marc Marquez dan Vinales
Senin, 31 Mei 2021 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
Alhasil, Marquez pun berhak melanjutkan langkahnya ke Q2 setelah mencatatkan waktu tercepat di Q1. Akan tetapi, pembalap berusia 28 tahun itu tidak bisa berbicara banyak di Q2 dan akan memulai balapan dari tempat ke-11.
Lebih lanjut, taktik Marquez kemudian mendapat tanggapan sinis dari Manajer Tim Yamaha yakni Massimo Meregalli. Ia menilai strategi yang dimainkan Marquez tidak adil dan berharap adanya sebuah hukuman.
Akan tetapi, Miller pun tidak ingin terlibat banyak dan berusaha menganggap sedang tidak terjadi apa-apa. Terlebih lagi, urusan keduanya pun telah berakhir, di mana Marquez berusaha meminta maaf, dan Vinales menerimanya.
Hanya saja jika situasi tersebut dianalogikan secara umum, tindakan Marquez seperti mencontek Vinales. Sedangkan tindakan mencontek adalah perbuatan yang tidak sportif.
Sementara pada hasil balapan, Marquez seakan mendapat karma karena gagal menyelesaikan balapan dan terjatuh. Vinales berhasil menyentuh garis finis dan menduduki urutan kedelapan.
Lebih lanjut, taktik Marquez kemudian mendapat tanggapan sinis dari Manajer Tim Yamaha yakni Massimo Meregalli. Ia menilai strategi yang dimainkan Marquez tidak adil dan berharap adanya sebuah hukuman.
Akan tetapi, Miller pun tidak ingin terlibat banyak dan berusaha menganggap sedang tidak terjadi apa-apa. Terlebih lagi, urusan keduanya pun telah berakhir, di mana Marquez berusaha meminta maaf, dan Vinales menerimanya.
Hanya saja jika situasi tersebut dianalogikan secara umum, tindakan Marquez seperti mencontek Vinales. Sedangkan tindakan mencontek adalah perbuatan yang tidak sportif.
Sementara pada hasil balapan, Marquez seakan mendapat karma karena gagal menyelesaikan balapan dan terjatuh. Vinales berhasil menyentuh garis finis dan menduduki urutan kedelapan.
(sha)
Lihat Juga :