PB PON Tepis Isu Miring Soal Penunjukan Nagita Slavina Sebagai Ikon PON
Senin, 07 Juni 2021 - 05:05 WIB
loading...
Nagita Slavina saat pemotretan ikon Pekan Olahraga Nasional atau PON XX di Papua, Oktober 2021. Foto: Tangkapan Layar YouTube Rans Entertainment
A
A
A
JAKARTA - Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua kembali buka suara menyusul polemik penunjukan artis Nagita Slavina sebagai ikon PON. Menurut mereka, keputusan tersebut diambil semata-mata demi mempromosikan acara.
Ketua Bidang II PB PON, Roy Letlora, dalam sambungan telepon kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (6/6/2021), mengatakan, Nagita punya pengaruh besar karena jumlah pengikutnya di media sosial. Dengan pengaruhnya tersebut, PB PON berharap Nagita bisa membantu memperkenalkan PON ke publik.
“Di era pandemi seperti sekarang kan kita agak sulit menggelar acara (promosi) yang sifatnya off air; mau konser, dll. Nah, akhirnya, sesuai dengan strategi marketing, kita cari influencer dengan jumlah followers yang besar,” kata Roy Letlora.
Terkait dengan polemik yang muncul setelah penunjukan Nagita Slavina, PB PON justru menyayangkan sikap pemerintah pusat yang dianggap telah melakukan intervensi. Dalam konferensi pers virtual yang digelar dua hari lalu, Jumat (4/6), Menpora Zainudin Amali mengatakan akan segera berkomunikasi dengan PB PON untuk membuka kemungkinan mengganti Nagita sebagai ikon PON.
“Itu kata ‘mengganti’ itu saya kurang sreg. Menurut saya itu bukan suatu solusi, karena apa? Karena di statement mereka (pemerintah pusat) sendiri di awal sudah mengatakan itu kewenangan panitia,” kata Roy.
Ketua Bidang II PB PON, Roy Letlora, dalam sambungan telepon kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (6/6/2021), mengatakan, Nagita punya pengaruh besar karena jumlah pengikutnya di media sosial. Dengan pengaruhnya tersebut, PB PON berharap Nagita bisa membantu memperkenalkan PON ke publik.
“Di era pandemi seperti sekarang kan kita agak sulit menggelar acara (promosi) yang sifatnya off air; mau konser, dll. Nah, akhirnya, sesuai dengan strategi marketing, kita cari influencer dengan jumlah followers yang besar,” kata Roy Letlora.
Terkait dengan polemik yang muncul setelah penunjukan Nagita Slavina, PB PON justru menyayangkan sikap pemerintah pusat yang dianggap telah melakukan intervensi. Dalam konferensi pers virtual yang digelar dua hari lalu, Jumat (4/6), Menpora Zainudin Amali mengatakan akan segera berkomunikasi dengan PB PON untuk membuka kemungkinan mengganti Nagita sebagai ikon PON.
“Itu kata ‘mengganti’ itu saya kurang sreg. Menurut saya itu bukan suatu solusi, karena apa? Karena di statement mereka (pemerintah pusat) sendiri di awal sudah mengatakan itu kewenangan panitia,” kata Roy.
Lihat Juga :