alexametrics

Integritas Liga Primer Bisa Rusak karena Pemain Takut Virus Corona

loading...
Integritas Liga Primer Bisa Rusak karena Pemain Takut Virus Corona
Integritas Liga Primer bisa terpengaruh jika pemain khawatir tentang kesehatan mereka ketika kompetisi kembali bergulir/Foto/Sky Sports
A+ A-
LONODN - Integritas Liga Primer bisa terpengaruh jika pemain khawatir tentang kesehatan mereka ketika kompetisi kembali bergulir. Bahkan jika pemain memilih melewatkan pertandingan di tengah pandemi Covid-19.

Sepak bola Inggris dihentikan pada pertengahan Maret karena wabah virus corona. Tapi, kini klub dapat menggelar latihan dalam kelompok-kelompok kecil sebagai bagian dari 'Project Restart' liga yang rencananya akan kembali bermain pada bulan Juni.

Kapten Watford, Troy Deeney mengatakan dia tidak akan melanjutkan pelatihan karena khawatir akan kesehatan putranya sementara media Inggris melaporkan gelandang Chelsea, N 'Golo Kante, siap untuk absen dalam pertandingan mereka yang tersisa karena masalah keamanan kesehatan. (Baca juga: Klub Inggris Kembali Latihan, Dua Orang Dinyatakan Positif Corona).



"Jika Anda kehilangan lima atau enam pemain karena keadaan pribadi, itu akan memukul kami dengan keras dan itu memengaruhi integritas kompetisi," kata gelandang Watford Tom Cleverley kepada media Inggris.

Sejak pemain kembali ke pelatihan kelompok terbatas pada Selasa (19/5/2020), ada delapan tes positif untuk virus di klub papan atas Inggris termasuk bek Watford Adrian Mariappa.

Watford berada di urutan ke-17 di liga, selevel pada 27 poin dengan Bournemouth, yang juga memiliki tes pemain positif pada hari Minggu.

"Anda tidak bisa mengatakan 'itu nasib buruk, lakukan saja' ketika begitu banyak yang dipertaruhkan. Mudah-mudahan, jika liga berlanjut, kita akan memiliki semua pemain terbaik dan pasukan penuh untuk dipilih," ujar Cleverley.

"Jika bukan itu masalahnya, maka kita harus menghadapinya. Itu harus menjadi mentalitas tanpa alasan, dari sekarang hingga akhir musim."
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak