Bikin 2 Gol Bunuh Diri Lawan Spanyol, Pemain Slovakia Minta Maaf
Kamis, 24 Juni 2021 - 21:01 WIB
loading...
Bikin 2 Gol Bunuh Diri Lawan Spanyol, Pemain Slovakia Minta Maaf. Foto: UEFA
A
A
A
SEVILLE - Tim Nasional (Timnas) Slovakia menyerah dari Spanyol 0-5 dalam pertandingan putaran terakhir Grup E Piala Eropa 2020 . Kekalahan ini dihiasi blunder berujung gol bunuh diri yang dilakukan penjaga gawang dan pemain bertahan. Berkat kekalahan tersebut, para pemain Sokoli -julukan Timnas Slovakia- bereaksi dan meminta maaf.
Permintaan maaf tersebut disampaikan beberapa pemain, termasuk oleh penjaga gawang Slovakia , Martin Dubravka, yang melakukan blunder hingga berujung gol pertama bagi La Furia Roja -julukan Timnas Spanyol. Menurutnya, setelah gol itu Spanyol berhasil mendominasi permainan hingga peluit panjang.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik di Fase Grup Piala Eropa 2020
“Gol pertama adalah kesalahan saya. Saya akan menyesali ini untuk waktu yang lama. Gol kedua membuat kami kesulitan hingga akhir pertandingan. Setelah itu, Spanyol mengendalikan permainan dengan lebih mudah,” kata Dubravka dilansir dari laman resmi UEFA, Kamis (24/6/2021).
Tak hanya Dubravka, pemain bertahan Slovakia, Ondrej Duda, juga merasa kecewa atas kekalahan besar ini. Menurut Duda, hasil tersebut adalah cara paling menyakitkan meninggalkan turnamen Piala Eropa 2020.
Permintaan maaf tersebut disampaikan beberapa pemain, termasuk oleh penjaga gawang Slovakia , Martin Dubravka, yang melakukan blunder hingga berujung gol pertama bagi La Furia Roja -julukan Timnas Spanyol. Menurutnya, setelah gol itu Spanyol berhasil mendominasi permainan hingga peluit panjang.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik di Fase Grup Piala Eropa 2020
“Gol pertama adalah kesalahan saya. Saya akan menyesali ini untuk waktu yang lama. Gol kedua membuat kami kesulitan hingga akhir pertandingan. Setelah itu, Spanyol mengendalikan permainan dengan lebih mudah,” kata Dubravka dilansir dari laman resmi UEFA, Kamis (24/6/2021).
Tak hanya Dubravka, pemain bertahan Slovakia, Ondrej Duda, juga merasa kecewa atas kekalahan besar ini. Menurut Duda, hasil tersebut adalah cara paling menyakitkan meninggalkan turnamen Piala Eropa 2020.
Lihat Juga :