Jadon Sancho Buka Mulut Setelah Gagal Penalti di Final Piala Eropa 2020
Kamis, 15 Juli 2021 - 20:05 WIB
loading...
Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho memberi komentar terkait kegagalannya mengeksekusi penalti di final Piala Eropa 2020 saat Inggris melawan Italia. Foto: reuters
A
A
A
LONDON - Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho memberi komentar terkait kegagalannya mengeksekusi penalti di final Piala Eropa 2020 saat Inggris melawan Italia. Sebab, The Three Lions akhirnya batal juara karena menelan kekalahan 2-3 di Wembley.
Baca Juga: Gianluigi Donnarumma Resmi Gabung Paris Saint-Germain
Sancho merupakan penendang kedua yang gagal setelah sepakan Marcus Rashford membentur tiang. Setelah itu, eksekutor terakhir Inggris,Bukayo Saka, juga gagal mengeksekusi penalti.
Kegagalan ketiganya langsung disusul dengan badai kritikan dari berbagai pihak. Karena itu, Sancho menyampaikan permintaan maafnya lewat akun media sosialnya di Instagram (@sanchooo10).
“Saya ingin meminta maaf kepada semua rekan tim saya, staf pelatih, dan sebagian besar dari semua penggemar yang saya kecewakan. Sejauh ini, ini adalah perasaan terburuk yang pernah saya rasakan dalam karir saya,” kata Sancho dinukil dari Marca.
“Sulit bahkan untuk mengungkapkan perasaan yang sebenarnya dengan kata-kata. , tapi ada banyak hal positif yang bisa diambil dari turnamen ini meskipun kekalahan itu akan menyakitkan untuk waktu yang lama,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sancho menegaskan melawan segala tindakan rasisme. Sebagaimana diketahui, ketiganya langsung mendapatkan tindakan rasis secara verbal di media sosial. Sancho yang mengetahui hal ini tak menyangkal bahwa itu juga terjadi dengan Marcus Rashford dan Bukayo Saka.
Baca Juga: Gianluigi Donnarumma Resmi Gabung Paris Saint-Germain
Sancho merupakan penendang kedua yang gagal setelah sepakan Marcus Rashford membentur tiang. Setelah itu, eksekutor terakhir Inggris,Bukayo Saka, juga gagal mengeksekusi penalti.
Kegagalan ketiganya langsung disusul dengan badai kritikan dari berbagai pihak. Karena itu, Sancho menyampaikan permintaan maafnya lewat akun media sosialnya di Instagram (@sanchooo10).
“Saya ingin meminta maaf kepada semua rekan tim saya, staf pelatih, dan sebagian besar dari semua penggemar yang saya kecewakan. Sejauh ini, ini adalah perasaan terburuk yang pernah saya rasakan dalam karir saya,” kata Sancho dinukil dari Marca.
“Sulit bahkan untuk mengungkapkan perasaan yang sebenarnya dengan kata-kata. , tapi ada banyak hal positif yang bisa diambil dari turnamen ini meskipun kekalahan itu akan menyakitkan untuk waktu yang lama,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sancho menegaskan melawan segala tindakan rasisme. Sebagaimana diketahui, ketiganya langsung mendapatkan tindakan rasis secara verbal di media sosial. Sancho yang mengetahui hal ini tak menyangkal bahwa itu juga terjadi dengan Marcus Rashford dan Bukayo Saka.
Lihat Juga :