Hendra dan Ahsan Akui Tetap Santai Jelang Olimpiade Tokyo 2020
Senin, 19 Juli 2021 - 02:05 WIB
loading...
Ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan menyatakan akan fokus menatap Olimpiade Tokyo 2020. Meski demikian, mereka akan berusaha santai. Foto: bwfbadminton
A
A
A
TOKYO - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan menyatakan akan tetap fokus menatap Olimpiade Tokyo 2020 . Meski demikian, mereka akan berusaha santai meski harus menjaga kualitas ditengah tekanan.
Baca Juga: Panpel Olimpiade 2020 Haramkan Seks di Perkampungan Atlet
Olimpiade Tokyo 2020 harus tertunda satu tahun. Hal itu dikarenakan Jepang dan seluruh dunia dipusingkan pandemi Covid-19. Bahkan, sampai saat ini masih cukup banyak warga Jepang yang meminta agar Olimpiade di batalkan.
Padahal, panitia penyelenggara sudah melakukan berbagai upaya demi menekan penyebaran virus Covid-19. Namun, hal itu masih saja membuat panitia pelaksana kecolongan, dengan masih adanya kasus positif.
Menanggapi hal ini, Hendra tidak terlalu memikirkannya. Dia menyatakan lebih memilih fokus membpersiapkan diri bersama Ahsan. Harapannya, agar bisa meraih hasil lebih baik dari Olimpiade 2016 di Rio.
“Kami hanya ingin menjaga fokus kami dan mempersiapkan diri lebih baik dan menikmati diri kami sendiri ketika kami berada di sana. Pasti akan ada tekanan. Mungkin saat itu (Olimpiade Rio 2016) kami tidak bisa bangkit dari tekanan,” kata Hendra, mengutip dari laman resmi BWF Badminton Olympic.
“Sekarang, kami lebih santai. Indonesia memiliki dua pasangan di ganda putra dan dengan itu, tentu saja mempengaruhi kondisi psikologis kita. Memiliki dua pasangan jauh lebih baik daripada hanya memiliki satu yang bersaing di Olimpiade,” lanjut atlet berusia 36 tahun tersebut.
Baca Juga: Panpel Olimpiade 2020 Haramkan Seks di Perkampungan Atlet
Olimpiade Tokyo 2020 harus tertunda satu tahun. Hal itu dikarenakan Jepang dan seluruh dunia dipusingkan pandemi Covid-19. Bahkan, sampai saat ini masih cukup banyak warga Jepang yang meminta agar Olimpiade di batalkan.
Padahal, panitia penyelenggara sudah melakukan berbagai upaya demi menekan penyebaran virus Covid-19. Namun, hal itu masih saja membuat panitia pelaksana kecolongan, dengan masih adanya kasus positif.
Menanggapi hal ini, Hendra tidak terlalu memikirkannya. Dia menyatakan lebih memilih fokus membpersiapkan diri bersama Ahsan. Harapannya, agar bisa meraih hasil lebih baik dari Olimpiade 2016 di Rio.
“Kami hanya ingin menjaga fokus kami dan mempersiapkan diri lebih baik dan menikmati diri kami sendiri ketika kami berada di sana. Pasti akan ada tekanan. Mungkin saat itu (Olimpiade Rio 2016) kami tidak bisa bangkit dari tekanan,” kata Hendra, mengutip dari laman resmi BWF Badminton Olympic.
“Sekarang, kami lebih santai. Indonesia memiliki dua pasangan di ganda putra dan dengan itu, tentu saja mempengaruhi kondisi psikologis kita. Memiliki dua pasangan jauh lebih baik daripada hanya memiliki satu yang bersaing di Olimpiade,” lanjut atlet berusia 36 tahun tersebut.
Lihat Juga :