Tim Bulu Tangkis Indonesia Tinggalkan TC di Kumamoto, Siap Tampil di Olimpiade
Senin, 19 Juli 2021 - 15:54 WIB
loading...
Tim Bulu Tangkis Indonesia Tinggalkan TC di Kumamoto, Siap Tampil di Olimpiade. Foto: PBSI
A
A
A
TOKYO - Usai menjalani pemusatan latihan selama 10 hari di Prefektur Kumamoto, pagi ini tim bulutangkis Indonesia bertolak ke Tokyo untuk menatap ajang prestisius Olimpiade . Tujuh wakil di lima sektor yang dipertandingkan, siap bertarung.
Mereka adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran).
Baca Juga: Gregoria Mariska Bidik Hasil Terbaik di Olimpiade Tokyo 2020
Mereka akan didampingi lima pelatih selama berada di Tokyo atau lebih tepatnya di Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020. Pembatasan kuota akreditasi karena pengaruh pandemi virus Covid-19 membuat tim bulutangkis Indonesia tidak mengirimkan tim pendukung selama Olimpiade digelar. Tim pendukung nantinya akan disokong NOC (National Olympic Committee) Indonesia.
"Jadi dari 25 orang yang ikut ke Kumamoto, hanya lima pelatih dan sebelas atlet yang bisa stay di Perkampungan Atlet," kata Eddy Prayitno, Manajer Tim.
Mereka adalah Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra), Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran).
Baca Juga: Gregoria Mariska Bidik Hasil Terbaik di Olimpiade Tokyo 2020
Mereka akan didampingi lima pelatih selama berada di Tokyo atau lebih tepatnya di Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020. Pembatasan kuota akreditasi karena pengaruh pandemi virus Covid-19 membuat tim bulutangkis Indonesia tidak mengirimkan tim pendukung selama Olimpiade digelar. Tim pendukung nantinya akan disokong NOC (National Olympic Committee) Indonesia.
"Jadi dari 25 orang yang ikut ke Kumamoto, hanya lima pelatih dan sebelas atlet yang bisa stay di Perkampungan Atlet," kata Eddy Prayitno, Manajer Tim.
Lihat Juga :