Eko Roni Saputra Ingin Jajal Kemampuan Gulat Liu Peng Shuai
Kamis, 22 Juli 2021 - 19:24 WIB
loading...
Eko Roni Saputra Ingin Jajal Kemampuan Gulat Liu Peng Shuai. Foto: ONE
A
A
A
SINGAPURA - Bintang Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia Eko Roni Saputra mempersipakan diri jelang menghadapi laga terberatnya di ONE Championship . Mantan pegulat Pelatnas Merah Putih itu akan kembali masuk octagon melawan petarung dari China Liu Peng Shuai dalam kelas Flyweight pada ONE: BATTLEGROUNG II di Indoor Stadium Singapura, Jumat, 13 Agustus 2021.
Petarung berumur 30 tahun ini mengatakan laga tersebut akan menjadi yang terberat selama berkarier di ONE. Eko mengungkapkan bahwa lawannya nanti cukup berbahaya jika melihat dari gaya pertarungannya. Namun, dia masih melihat ada celah kelemahan Peng Shuai yang akan dimanfaatkan semaksimal mungkin.
“Laga saya berikutnya tidaklah mudah. Liu Peng Shuai adalah seorang petarung yang hebat. Saya harus hati-hati menghadapinya. Dia memiliki pukulan dan tendangan yang keras. Tapi bagaimananpun itu, saya akan bawa dia untuk ngetes keahlian gulatnya. Saya pikir dia tidak terlalu bagus untuk urusan dibawah,” kata Eko.
Baca Juga: Dua Ex Petarung UFC Keok di Tangan Jagoan ONE Champhionship
Eko, yang merupakan peraih medali perak dan perunggu pada SEA Games dan pegulat tak terkalahkan di Indonesia ini, memutar haluan perhatian karirnya untuk menjadi petarung professional MMA. Dia bergabung bersama ONE Championship pada April 2019 dan semenjak itu sudah memegang rekor bertanding 4-1 termasuk 3 kali menang submission (dibawah) dan 1 kali KO.
Dengan menyebut Eko memiliki masa depan yang cukup cemerlang di ONE sebenarnya tidaklah berlebihan. Dia merupakan petarung yang paling berbakat dari Indonesia dan perjalanannya barulah dimulai. Perubahan gaya gulatnya ke MMA menurutnya tidaklah terlalu sulit.
“Tidak mudah untuk sukses di olah raga ini. Ini pekerjaan penuh waktu (full time) dan butuh waktu serta sumber daya yang mumpuni. Kita harus secara konsisten latihan keras dan disiplin. Tetapi tidak ada yang tidak mungkin didunia ini selama kamu mau berusaha yang terbaik dan menjadi orang yang lebih baik. Saya siap dengan pertarungan ini!” lanjut Eko.
Petarung berumur 30 tahun ini mengatakan laga tersebut akan menjadi yang terberat selama berkarier di ONE. Eko mengungkapkan bahwa lawannya nanti cukup berbahaya jika melihat dari gaya pertarungannya. Namun, dia masih melihat ada celah kelemahan Peng Shuai yang akan dimanfaatkan semaksimal mungkin.
“Laga saya berikutnya tidaklah mudah. Liu Peng Shuai adalah seorang petarung yang hebat. Saya harus hati-hati menghadapinya. Dia memiliki pukulan dan tendangan yang keras. Tapi bagaimananpun itu, saya akan bawa dia untuk ngetes keahlian gulatnya. Saya pikir dia tidak terlalu bagus untuk urusan dibawah,” kata Eko.
Baca Juga: Dua Ex Petarung UFC Keok di Tangan Jagoan ONE Champhionship
Eko, yang merupakan peraih medali perak dan perunggu pada SEA Games dan pegulat tak terkalahkan di Indonesia ini, memutar haluan perhatian karirnya untuk menjadi petarung professional MMA. Dia bergabung bersama ONE Championship pada April 2019 dan semenjak itu sudah memegang rekor bertanding 4-1 termasuk 3 kali menang submission (dibawah) dan 1 kali KO.
Dengan menyebut Eko memiliki masa depan yang cukup cemerlang di ONE sebenarnya tidaklah berlebihan. Dia merupakan petarung yang paling berbakat dari Indonesia dan perjalanannya barulah dimulai. Perubahan gaya gulatnya ke MMA menurutnya tidaklah terlalu sulit.
“Tidak mudah untuk sukses di olah raga ini. Ini pekerjaan penuh waktu (full time) dan butuh waktu serta sumber daya yang mumpuni. Kita harus secara konsisten latihan keras dan disiplin. Tetapi tidak ada yang tidak mungkin didunia ini selama kamu mau berusaha yang terbaik dan menjadi orang yang lebih baik. Saya siap dengan pertarungan ini!” lanjut Eko.
Lihat Juga :