Tangis Oksana Chusovitina Pecah, Cetak Sejarah 8 Olimpiade, Bela 3 Negara
Rabu, 28 Juli 2021 - 09:52 WIB
loading...
Tangis Oksana Chusovitina Pecah, Cetak Sejarah 8 Olimpiade, Bela 3 Negara/The Sun
A
A
A
Tangis Oksana Chusovitina pecah usai cetak sejarah tampil 8 kali di Olimpiade ketika usianya memasuki 46 tahun. Pesenam yang masih menunjukkan gurat kecantikannya di usia 46 tahun itu tidak bisa menahan tangis setelah mendapat tepuk tangan meriah dari sesama atlet senam kontestan Olimpiade Tokyo 2020 .
Pesenam Uzbekistan itu ambil bagian dalam Olimpiade kedelapan pada hari Selasa, sejak debut di Olimpiade Barcelona 1992.
Dengan penampilannya di Olimpiade Tokyo 2020, ia menjadi pesenam wanita kedua yang ambil bagian dalam delapan Olimpiade.
Baca Juga: Tinju Gempar, Petinju Gigit Kuping Musuhnya Ala Mike Tyson
Hebatnya, selama rentang waktu 8 Olimpiade, dia mewakili tiga negara yang berbeda; Tim Terpadu pada tahun 1992, Jerman pada tahun 2008 dan 2012, dan Uzbekistan pada tahun 1996, 2000, 2004, 2016 dan sekarang 2020.
Setelah dia tersingkir di babak kualifikasi Vault dengan skor 14.166 Chusovitina menerima tepuk tangan meriah yang membuatnya menangis. Dia berbagi rasa terima kasih dan kebanggaannya setelah itu, dengan mengatakan: "Itu sangat menyenangkan. Saya menangis karena bahagia karena begitu banyak orang telah mendukung saya untuk waktu yang lama,''tuturnya sambil mengatupkan tangannya menahan tangis.
Pesenam Uzbekistan itu ambil bagian dalam Olimpiade kedelapan pada hari Selasa, sejak debut di Olimpiade Barcelona 1992.
Dengan penampilannya di Olimpiade Tokyo 2020, ia menjadi pesenam wanita kedua yang ambil bagian dalam delapan Olimpiade.
Baca Juga: Tinju Gempar, Petinju Gigit Kuping Musuhnya Ala Mike Tyson
Hebatnya, selama rentang waktu 8 Olimpiade, dia mewakili tiga negara yang berbeda; Tim Terpadu pada tahun 1992, Jerman pada tahun 2008 dan 2012, dan Uzbekistan pada tahun 1996, 2000, 2004, 2016 dan sekarang 2020.
Setelah dia tersingkir di babak kualifikasi Vault dengan skor 14.166 Chusovitina menerima tepuk tangan meriah yang membuatnya menangis. Dia berbagi rasa terima kasih dan kebanggaannya setelah itu, dengan mengatakan: "Itu sangat menyenangkan. Saya menangis karena bahagia karena begitu banyak orang telah mendukung saya untuk waktu yang lama,''tuturnya sambil mengatupkan tangannya menahan tangis.
Lihat Juga :