Berawal dari Skandal di Olimpiade London 2012, Greysia Polii Kini Rebut Emas Tokyo 2020
Senin, 02 Agustus 2021 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Insiden tersebut akhirnya membuat kedua pasangan didiskualifikasi bersama dua ganda putri lainnya yakni Wang/Yu dan Kim Ha Na/Jung Kyung Eun. Mereka karena dinilai memanipulasi dan mencoret nilai sportivitas permainan. Akhirnya Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menuding keempat pasangan mengatur permainan, supaya mendapatkan undian tertentu di perempat final.
Imbas insiden tersebut, Greysia mencoreng nama Merah Putih dengan menjadi satu-satunya hasil buruk keikutsertaan bagi tim bulutangkis Indonesia di Olimpiade. Sebab, bukannya gagal mendapatkan medali emas, tetapi malah ternodai dengan skandal yang tidak penting.
Namun setelah masa-masa buruk itu, Greysia pada tahun ini comeback dengan membanggakan Indonesia di Olimpiade Tokyo. Greysia/Apriyani sukses mendapatkan medali emas. Pasangan tersebut mengalahkan Chen Qingchen/Jia Yifan (China) dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-14.
Keberhasilan Greysia/Apriyani ke Final Olimpiade Tokyo 2020, membuat mereka mencetak sejarah di perhelatan olahraga empat tahunan itu. Sejak cabang olahraga bulutangkis mulai resmi di pertandingkan di Olimpiade, pada 1992 Barcelona. Belum pernah ada sekalipun ganda putri indonesia bisa melangkah sejauh ini. Akhirnya Indonesia mengirim Greysia/Apriyani sampai final Olimpiade Tokyo 2020.
Sebelumnya pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Greysia juga tampil bersama Nitya Krishinda Maheswari. Kala itu, langkah mereka hanya terhenti di babak perempatfinal usai menyerah dari Tang Yuanting/Yu Yang asal China.
Imbas insiden tersebut, Greysia mencoreng nama Merah Putih dengan menjadi satu-satunya hasil buruk keikutsertaan bagi tim bulutangkis Indonesia di Olimpiade. Sebab, bukannya gagal mendapatkan medali emas, tetapi malah ternodai dengan skandal yang tidak penting.
Namun setelah masa-masa buruk itu, Greysia pada tahun ini comeback dengan membanggakan Indonesia di Olimpiade Tokyo. Greysia/Apriyani sukses mendapatkan medali emas. Pasangan tersebut mengalahkan Chen Qingchen/Jia Yifan (China) dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-14.
Keberhasilan Greysia/Apriyani ke Final Olimpiade Tokyo 2020, membuat mereka mencetak sejarah di perhelatan olahraga empat tahunan itu. Sejak cabang olahraga bulutangkis mulai resmi di pertandingkan di Olimpiade, pada 1992 Barcelona. Belum pernah ada sekalipun ganda putri indonesia bisa melangkah sejauh ini. Akhirnya Indonesia mengirim Greysia/Apriyani sampai final Olimpiade Tokyo 2020.
Sebelumnya pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Greysia juga tampil bersama Nitya Krishinda Maheswari. Kala itu, langkah mereka hanya terhenti di babak perempatfinal usai menyerah dari Tang Yuanting/Yu Yang asal China.
(sto)
Lihat Juga :